Lagi Ramai Di Internet, Anak Kecil Boncengan Bawa Ninja 250, Gak Pakai Helm Pula… Orang Tuanya Kemana Nih…

image

Bro, bagi brosis yang sudah menikah dan dikaruniai buah hati pasti paham bahwa anak adalah titipan dari Yang Maha Kuasa untuk kita jaga dan didik dengan benar. Termasuk mendidik bagaimana berperilaku sehari-hari sesuai usianya. Bentuk rasa kasih sayang orang tua terhadap anak menjadi penentu akan seperti apa si anak di masa depannya. Kasih sayang bukan berarti selalu menuruti apa yang diinginkan si anak, namun memahami apa kebutuhannya dan apa saja yang belum boleh dilakukannya. Termasuk kapan si anak sudah boleh mengendarai motor. Melihat postingan Armand Joger Setiawan di Facebook, RA sebagai orang tua jadi miris melihatnya.

Bro Armand bercerita bahwa dirinya ketika di jalan raya melihat pemandangan yang membuatnya prihatin. Ada penampakan moge Ninja 250 putih dengan ridernya seorang anak yang menurutnya berusia antara 12-15 tahun dengan membonceng anak yang lebih kecil usianya. Sudah begitu, keduanya sama sekali tidak menggunakan safety gear, contohnya helm. Wow… Anak usia SMP bawa Ninja 250 tanpa helm, orang tuanya jelas punya peranan di sini.

image

Motor dengan harga di atas 50 jutaan berada di tangan anak kecil 15 tahun, bagaimana mungkin si orang tua anak ini mengijinkan putranya bawa mesin pembunuh seperti itu jalan raya. Apakah memang membiarkan si anak terancam tewas sia-sia atau si anak pergi bawa nih motor tanpa sepengetahuan sang orang tua? Bentuk masih sayang seperti ini sama saja dengan menjerumuskan si anak ke alam barzah. Belum waktunya usia 15 tahun bawa motor, motor gede pula dengan kubikasi sebesar 250 cc plus mental anak kecil yang masih sangat prematur adalah kombinasi sempurna untuk mengundang tetangga rumah datang tahlilan.

Bisa jadi pengaruh tontonan televisi telah menguasai pikiran si anak tersebut. Coba deh tanyakan ke anak-anak sekitar kita, tahu sinetron Anak Jalanan gak? Atau tanyanya gini saja, tahu Boy dan Reva gak? Dijamin pasti nyaris semuanya akan jawab tahuuuu…

image

Nah, brosis jika anak kita sudah bertingkah seperti foto di atas, maka ada something wrong di cara kita mendidik sang buah hati. Ayolah, jangan sampai amanah Sang Pencipta yang dianugerahkan kepada kita selaku orang tua justru kita biarkan meregang nyawa di jalan raya hanya gara-gara bentuk kasih sayang yang salah kaprah. Melihat foto di atas, jadi bertanya-tanya apakah ada UU di Indonesia yang bisa menyeret si orang tua ke ranah hukum karena membiarkan sang anak berkendara di jalan raya saat belum waktunya motoran?

Advertisements

Comments are closed.