Salah Injak Pedal Rem, Grand Livina Nyemplung Kali Cisadane

Brosis, sebuah mobil Grand Livina B 1858 BOO didapati nyemplung ke kali Cisadane Tangerang, Minggu (28/2). Selidik punya selidik ternyata itu bisa terjadi gara-gara si pemilik mobil tengah belajar nyetir. Ealaahh… Belajar nyetir koq di jalan raya tho, di lapangan kosong sana.

Kejadian tersebut dishare oleh akun facebook Humas Polda Metro Jaya. Berikut kronologi kejadiannya menurut Humas Polda Metro Jaya:

Tangerang  – Sebuah mobil masuk Sungai Cisadane, Tangerang, Minggu (28/2/2016). Setengah badan mobil silver itu tampak tenggelam dalam kali tersebut.

Diketahui pemiliki mobil tersebut bernama Nur Faizah wanita (33) yang tengah belajar menyetir mobil dengan suaminya.

Nur yang menggunakan kendaraan jenis mobil Nissan Grand Livina dengan nomor polisi B 1858 BOO itu salah menginjak pedal yang seharusnya berfungsi sebagai rem.

Akhirnya, dia bersama suaminya yang sedang melintasi Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna langsung menerobos pagar dan masuk ke dalam anak kali Sungai Cisadane, persis di depan Stadion Persita Tangerang.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Triyani Handayani membenarkan peristiwa tersebut. β€œIya benar, kecelakaan tunggal, saat ini sudah akan diderek,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara, Nur Faizah masih syok dengan kejadian yang dialaminya.

β€œDia tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) karena sedang berlatih dengan suaminya,” lanjut AKP Triyani.

Namanya baru belajar nyetir, wajar salah injak pedal gas dan rem sebab posisi keduanya memang berdampingan. Apalagi, mungkin instruksi sang suami membuat sang istri grogi dan panik. Nyebur deh… Tapi yang susah dimaklumi itu lokasi pemilihan tempat belajarnya. Kenapa di jalan raya? Tapi, ini Indonesia sih, banyak koq yang belajar nyetir di jalan raya. Alasannya biar sekalian melatih mental dan keberanian di ketamaian lalu lintas yang sebenarnya.

Pertanyaan berikutnya adalah mengapa si ibu itu tidak ikut kursus mengemudi ke jasa kursus nyetir saja. Kan mereka sudah punya ijin untuk membawa “si pelajar” praktik di jalan raya. Selain itu, biasanya tempat kursus begitu sekaligus mengupayakan mendapatkan SIM bagi peserta kursus. Keuntungannya double bukan? Tapi, bisa saja sih si ibu dan suaminya ngeles, mumpung punya mobil sendiri, suami bisa nyetir apa salahnya belajar ke suami sendiri, selain gratis kan bisa sambil hanimun. What? Kidding bro... πŸ˜€

Oke deh, pokoknya selalu waspada di jalan raya. Nih penampakan Grand Livinanya yang nyemplung, separuh bodi depan sudah ndlelep. Turun mesin gak sih kalau gitu?

image

Advertisements

Comments are closed.