Head to Head Laptime Rio Haryanto Dan Pascal Wehrlein Selama Tes Pramusim!

image

Dua kali tes pramusim Formula One (F1) usai diselenggarakan. Rio Haryanto yang bergabung dengan Manor Racing sukses menjalani debut F1-nya di dua kali tes tersebut. Walaupun sempat bermasalah dengan mobil tunggangan, overall Rio cukup menjanjikan. Bersama rekan setimnya asal Jerman, Pascal Wehrlein (21), Rio bahu membahu memacu MRT05 dengan mesin Mercedes. Lalu, bagaimana perbandingan Rio dan Wehrlein?

Sesi tes pramusim pertama dilaksanakan pada 22 – 25 Februari dan sesi kedua 1 – 4 Maret di tempat yang sama Sirkuit Catalunya, Barcelona Spanyol. Pada tes pertama, Pascal Wehrlein turun lebih dulu di dua hari pertama, dua hari berikutnya giliran Rio Haryanto. Di sesi kedua sedikit ada perubahan urutan. Rio diberi kesempatan lebih dulu turun di hari pertama, kemudian Wehrlein di dua hari berikutnya dan ditutup oleh Rio kembali di hari keempat. Jadi, Rio dan Wehrlein sama-sama mendapat jatah 4 hari tes, 2 hari di tes pertama dan dua hari tes kedua.

Overall, Pascal Wehrlein lebih beruntung dibanding Rio di dua tes tersebut, khususnya di tes kedua awal bulan ini. Tes pertama dan kedua, Wehrlein melaju mulus melahap putaran demi putaran tanpa kendala berarti. Pengalamannya sebagai test driver bersama Mercedes dan Force India dua tahun lalu serta sekaligus sebagai pembalap cadangan Mercedes sejak 2014 membuat Wehrlein hanya tinggal mengatur ritme balapnya. Alhasil, laptime Wehrlein cukup menjanjikan untuk tim sekelas Manor Racing.

Sebaliknya, bagi Rio Haryanto F1 musim ini adalah debutnya. Bahkan, saat turun ke lintasan di Catalunya di hari ketiga tes pertama merupakan pertama kalinya Rio benar-benar sebagai pembalap F1. Waktu adaptasi yang hanya dua minggu membuat segalanya serba baru bagi Rio. Hal ini terlihat di dua kali tes hari pertama yang dua-duanya mengalami insiden. Hari pertama Rio turun mengalami spin, beruntung Rio masih bisa melanjutkan sesi tes hingga usai. Hari kedua lebih parah, selain spin mobil #88 harus menabrak pagar pembatas. Mobil mengalami kerusakan parah, Rio harus menyelesaikan tes hari itu lebih awal. Sesi sore tidak ia ikuti lagi.

Masalah Rio kembali datang di tes kedua. Hari pertama tes yang menjadi jatah pembalap asal Solo itu, harus Rio habiskan di paddock selama sekitar 4 jam. Sesi pagi dilalui hanya dengan installation lap sebanyak 2 putaran. Kebocoran oli pada MRT05 #88 sulit untuk cepat diselesaikan. Alhasil, Rio hanya ikut sesi sore. Kejadian berulang di hari kedua atau hari keempat tes kedua. Kerusakan mekanis kembali membuat Rio nganggur di sesi pagi. Baru di sore hari bisa menggeber mobil dengan full.

Berikut perbandingan laptime Rio Haryanto (RH) dan Pascal Wehrlein (PW) selama tes pramusim F1 di Barcelona:

Hari Pertama Tes Pertama
RH : 1 menit 28,249 detik
PW : 1 menit 28,292 detik
image

image

Hari Kedua Tes Pertama
RH : 1 menit 28,266 detik
PW : 1 menit 25,925 detik
image

image

Hari Pertama Tes Kedua
RH : 1 menit 27,625 detik
PW : 1 menit 27,064 detik
image

image

Hari Kedua Tes Kedua
RH : 1 menit 25,899 detik
PW : 1 menit 24,913 detik
image

image

Best Laptime
RH : 1 menit 25,899 detik
PW : 1 menit 24,913 detik

Bagi Manor Racing sendiri, tes pramusim kali ini mereka anggap sudah sukses dan telah siap untuk race seri pertama di Melbourne, Australia 20 Maret 2016. Kita tinggal berdoa saja semoga Rio Haryanto bisa menjalani debut balapnya di F1 dengan hasil optimal. Target realistis Rio adalah bisa finish, syukur-syukur bisa dapat poin walau hanya 1-2 biji.

Go Rio!!!

Advertisements

Comments are closed.