Ini Penyebab Rio Haryanto Gagal Finish, Langsung Tatap GP Bahrain!

image

Mobil Manor Racing #88 terlihat tidak bergerak setelah bendera hijau kembali dikibarkan sebagai tanda balapan dimulai kembali setelah red flag insiden Alonso dan Gutierrez. Apa yang terjadi? Terjawab sudah, Rio Haryanto dengan mobil #88 harus menyudahi balapan seru GP Australia 2016, Minggu (20/3) lebih dini. Kerusakan mobil menjadi penyebabnya.

Rio harus retired setelah teknisi menemukan tetesan oli secara terus menerus di gearbox. Kemudian keputusan diambil, Rio harus menyudahi balapan. Faktor keselamatan menjadi prioritas bagi tim dibanding memaksakan diri dengan resiko crash hebat. Rio nampak kecewa namun terlihat tetap tersenyum saat diwawancara seorang wartawan.

“Tim memutuskan untuk tak melanjutkan lomba,” ujar Rio. “Itulah pilihan terbaik demi keselamatan bersama.”

Tim Manor pun merasakan kekecewaan yang dirasakan rookie-nya tersebut. Di akun twitter resminya @ManorRacing ikut menyesalkan kendala teknis yang dialami Rio.

“Rio was having a strong debut, so we’re sorry to him for that,” demikian ditulis @ManorRacing

image

Bagi Rio, kendala teknis mobil MRT05 #88 kali ini bukanlah yang pertama. Di sesi latihan pramusim kedua di Sirkuit Catalunya, Barcelona Rio juga sempat mengalami kendala bocornya oli yang membuat pembalap kelahiran Solo 23 tahun silam itu hanya duduk di pit selama 4 jam dan melewatkan sesi latihan pagi.

Tapi, sempat membalap 18 lap di GP Australia 2016 merupakan pengalaman hebat bagi Rio. Start dari posisi buncit hingga harus mengakhiri lomba di posisi 18 bukanlah yang terbaik namun bisa menjadi pengalaman bagus bagi Rio. Setidaknya, di debutnya terhentinya Rio di balapan bukanlah karena faktor pembalap melainkan karena kerusakan teknis mobil.

image

Rio sendiri sambil senyum saat diwawancara mengatakan memang menyesalkan kegagalannya menyebtuh finish, namun Ia sudah menatap seri berikutnya di Bahrain untuk pengalaman lebih baik selanjutnya.

Go Rio!!!

image

Hasil F1 GP Australia 2016, Minggu (20/3):
1. Rosberg
2. Hamilton
3. Vettel
4. Ricciardo
5. Massa
6. Grosjean
7. Hulkenberg
8. Bottas
9. Sainz
10. Vestappen

Advertisements

10 Comments

  1. lumayan bagus aksi doi. tergelincir. nabrak. lalu gagal melanjutkan di kesempatan yang bagus buat memperbaiki posisi. alhasil banyak jadi sorotan. lumayan logo pertamina bisa nampil beberapa kali.

Comments are closed.