Fakta-Fakta Performa Satria Injeksi vs Sonic 150, Mana Yang Paling Dipercaya?

image

Di Indonesia itu apapun bisa terjadi, apapun bisa berbeda walaupun fakta menunjukkan hal lain. Tidak terkecuali di dunia otomotif roda dua. Fenomena kemunculan Satria F150 Injeksi atau kita sebut saja FUFI, sudah mampu membuat beberapa pihak terkojel-kojel. Namun, ternyata ada beberapa “fakta” di lapangan yang mampu membuat si fufi terlihat inferior. Padahal, fakta lainnya justru memperlihatkan sebaliknya.

Beberapa waktu lalu sebuah bengkel tuning Ultraspeed Racing (URS) merilis hasil dynotest fufi, sonic dan mx king. Hasilnya, sonic unggul telak dari fufi. Mx king abaikan saja, tidak selevel. Belum reda kontroversi hasil dynotest URS ternyata media MotorPlus juga merilis hasil dynotest ketiga motor itu. Hasilnya, sami mawon sonic kembali unggul telak dari fufi. Lagi-lagi mx king diabaikan ya :D.

Dari dua hasil dynotest di atas fakta berbicara bahwa fufi sangat inferior dari sonic. Kita simpan dulu fakta ini. Siapapun berhak melakukan uji dynotest, walaupun kita tidak tahu persis seperti apa settingan dyno-nya atau unit motornya. Anggap saja itu valid. Mau mencak-mencak tidak terima, ya harus dibalas dengan dynotest juga dong. Kalau hanya katanya-katanya,

bulshit!

Nah, selain fakta hasil dynotest URS dan M+ di atas. Kini kita intip fakta lain di lapangan yang bisa menjadi acuan juga. Sebuah ajang balap road race di Pamekasan yang diikuti fufi, sonic dan mx king menjadi geger sebab kemampuan atau performa fufi yang begitu luar biasa. Saking hebatnya fufi, bahkan untuk sekedar didekati oleh sonic dan mx king susahnya minta ampun. Di sini kita anggap saja kemampuan ridernya setara ya, kalaupun beda tipis lah. Yang bikin heboh adalah tim-tim yang menggunakan sonic atau mx king pada protes curiga fufi telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga jadi dahsyat. Untuk membuktikan kecurigaan, dibongkarlah si fufi. Apa yang terjadi, si fufi full standar bahkan filter udara masih terpasang. Berarti fufi memang luar biasa. Fakta pertama.

Fakta kedua, masih dari gelaran balap road race. Kali ini di seri Magetan. Ini lebih heboh lagi. Fufi yang menjadi satu-satunya kuda besi di ajang tersebut kembali ikut serta. Pemiliknya adalah tim Shake Speare 45 Sidoarjo. Apa yang terjadi selanjutnya? Tim-tim lain mogok bertanding lho!!! Alasannya yang bikin ngakak, mereka tidak mau balapan karena ada fufi yang dianggapnya tidak akan bisa dikalahkan. Heemm… Nampaknya mereka masih jiper sejak seri Pamekasan hahahha… Fakta kedua.

Jadi, di atas ada dua fakta berbeda di lapangan. Fakta hasil dynotest dan fakta hasil balapan. Mana yang menurut brosis paling masuk akal?

Biasanya sih performa sebuah motor di jalan akan sejalan dengan hasil uji dyno, apalagi dilakukan di sebuah ajang balap dengan regulasi yang setara.

Inilah Indonesia, bro!

Hasil uji dyno Motor Plus (tmcblog):

image

image

Advertisements

10 Comments

  1. Sonic diMotorplus jadi berasa kayak adu drag cbr disuramadu, lagi2 oleh motorplus… kalo cbr power bertumbuh.. ini torsi sonic yg bertumbuh.. brosur 13,5nm di dyno 13,77nm.. ga ada loss nya malah nambah 😀

  2. Motor lu lebih kenceng fu sonic mx kampungan bgt yah masalah lebih kenceng-kenceng aja di permasalahin,gak bloger gak sales motornya sama-sama memalukan

Comments are closed.