Kementerian Pariwisata Siap Bantu Pendanaan Rio Haryanto, Jumlahnya Sangat Mengagetkan!

image

Brosis, Rio Haryanto memang sudah dapat kursi di Formula One (F1) bersama Tim Manor Racing. Sejumlah dana juga sudah dikeluarkan untuk mendapatkan kursi tersebut, namun bukan berarti masalah finansial selesai. Rio Haryanto masih “menunggak” sejumlah dana ke Manor untuk memastikan dirinya akan berada di kursi itu sepanjang musim. Oleh karena itu, bantuan dari Pemerintah masih terus ditunggu Rio Haryanto dan tim. Salah satu pihak yang sudah memastikan akan memberikan bantuan dana adalah Kementerian Pariwisata dengan program Wonderful Indonesia-nya. Namun, jumlah yang ditawarkan sangat mengagetkan.

Setidaknya, kekagetan tersebut dirasakan oleh Menpora Imam Nahrawi yang selama ini memang sangat getol mendukung Rio. Imam Nahrawi terkejut bantuan yang bisa diberikan oleh Kementerian Pariwisata untuk pembalap F1 asal Indonesia hanya sekitar Rp 5 miliar – 6 miliar. Dia menilai, harusnya jumlah bantuan bisa lebih besar.

Wow… 5-6 miliar Rupiah memang sangat besar jika itu hasil dari ngeblog sebulan. Namun, apalah arti uang segitu di dunia F1. Apalagi kebutuhan total Rio Haryanto untuk berlaga semusim di F1 adalah sekitar 400 miliar Rupiah, tentu saja jumlah 5-6 miliar sangat kecil. Padahal, menurut Menpora jika Kemenpar memasang logo Wonderful Indonesia di mobil Manor MRT05 saat ini setidaknya akan mendatangkan keuntungan puluhan miliar. Lagipula, masa sih mau membantu putra bangsa sendiri masih berharap keuntungan finansial besar seperti jual beli dengan orang lain saja. Toh, nama Indonesia akan ikut terangkat tinggi jika Rio bisa established di F1 setidaknya semusim. C’mon

image
Logo Wonderfull Indonesia "hanya seharga" 6 miliar Rupiah

Bagi lembaga setingkat Kemenpar uang 6 miliar Rupiah paling hanya 1-5 persen dari anggaran promosi pariwisata Indonesia. Padahal sebagai gambaran di tahun 2015 anggaran promosi Kemenpar capai 1 Triliun Rupiah dengan 50% dari jumlah itu untuk promosi branding Wonderfull Indonesia. Artinya ada dana segar 500 miliar Rupiah “hanya” untuk Wonderful Indonesia saja. Jika sumbangannya 5 miliar atau 6 miliar kan hanya 1% saja. Padahal ini ajang F1, ajang balap mobil nomor wahid di kolong jagad. Semua pecinta balap mobil seluruh dunia dipastikan akan meng-ekspose-nya. Mosok hanya 5 miliar? Lalu berapa idealnya?

“Ya, paling tidak Rp 50 miliar. Tapi ini belum ada kabar kepada saya. Saya sih berharap lebih dari itu bantuannya ke Rio,” tegas Imam Nahrawi.

Nah, kalau 50 miliar masuk akal tuh walaupun sebenarnya 200 miliarpun masih wajar koq. Toh dengan 200 miliar misalnya, nama Wonderful Indonesia bakalan melanglang dunia tuh. Asia, Amerika Latin, Amerika dan Eropa akan melihat itu. Apalagi jika Rio berhasil mencetak prestasi membanggakan. Bahkan, dengan “prestasi” Rio di Australia lalu yang gagal finishpun akan membuat nama Indonesia melambung. Jadi topik utama bukan?

Ayolah, andaikan Kemenpar 50 miliar, Kemenpora 50 miliar, Pertamina 30 miliar, Kementerian lain patungan 5 miliar, AHM 10 miliar, YIMM 5 miliar, SIS 1 miliar skip skip koq malah ke ATPM Motor sih hehehe… Rasa-rasanya kalau seluruh elemen bangsa ini paham dengan arti eksklusivitas F1 dan benar-benar punya visi ke depan membangun Indonesia, 1 triliun Rupiah-pun jika dibutuhkan Rio akan tersedia dengan mudah. Tidak usah menghitung untung rugi dulu. Indonesia masih belum populer di dunia, masih butuh perjuangan ekstra agar dikenal, salah satunya dengan promosi yang berarti keluar dana lumayan, baru kalau sudah punya populer bisa jual mahal. Seperti contoh sekolah maju dan belum terkenal, kalau sekolah maju gak pakai promosipun siswa baru akan berdatangan, nah sekolah yang belum dikenal harus promosi berbagai cara agar namanya bisa dikenal. Kalau perlu rugi keluar sejumlah dana untuk memberi reward bagi siapapun yang bisa membawa siswa baru tidak mengapa yang penting dikenal dulu hingga akhirnya prestasi terus dipupuk dan namanya jadi terkenal. Kalau sudah terkenal tinggal memetik buah dari usaha yang sebelumnya.

image
Mobil Rio Haryanto gagal melanjutkan lomba

Semoga pintu hati dan otak pejabat negeri ini terbuka dengan sebuah oportunity besar untuk melambungkan nama Indonesia dalam wujud bernama Rio Haryanto. Jalan sudah terbuka, tinggal kitanya mau tidak melaluinya. Rio sudah membuka jalan itu, tinggal stake holder bangsa ini mau tidak membaca peluang itu. Jika mau, ayo support. Jika tidak bisa membaca peluang besar ini, turunlah masih banyak yang siap menggantikan kalian.

Advertisements

9 Comments

  1. sumpah pelit banget. saya setuju dengan uraian diatas. apalagi orang Indonesia paling heboh di medsos. yang otomatis branding wonderfull indonesia yang nempel di mobil rio bisa njeblug hitsnya saya yakin itu. yang gagal aja rame apalagi dapet podium josss ktos kotos mesti

    pemerintah kok gk total nganu anak bangsa. masalah anggaran bisa dibikin kalau memang yang nyusun pinter pasti bisa dianggarkan.

    https://gandem21.wordpress.com/2016/03/24/kehilangan-cahaya-di-usianya-kini/

Comments are closed.