Honda Kalah Telak Di IRS 150 Gara-Gara Prioritas? Alasann…!!!

ktm indonesia

image

Yamaha yang mendominasi IRS 2016 Kelas 150 cc dan 250 cc menimbulkan spekulasi tentang kesiapan dan prioritas pabrikan lawan yakni Honda dalam menghadapi event balap tersebut. Maklum, Honda benar-benar dibantai Yamaha, khususnya di kelas 150 cc. Bayangkan saja, bukan hanya podium di babat habis tapi bahkan sampai posisi ke-12 pun masih jejeran motor Yamaha yang mengisi (abaikan saja pembalapnya, gak penting bukan :D) dan di angka sial baru Honda gak sial. Benarkah Honda tidak serius dengan IRS ini?

Tentu saja pertanyaan itu muncul sebab bagi Honda yang punya julukan apapun bisa kalau dia mau, rasa-rasanya sampai kalah setelak itu bukanlah kebiasaan. Malu lah, harga diri mana harga diriii, pisau mana pisaauuu… Lalu, alasan prioritas atau fokus menjadi pembelaan. Mosok gitu?

Jadi ingat akan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut atau pop yang sering muncul di tv nasional. Ketika si peserta tampil di hadapan juri, dan tentu saja jutaan penonton di seluruh Indonesia, kemudian ketika ditanya alasannya tampil buruk, Ia menjelaskan bahwa dirinya sedang sakit. Tahu apa tanggapan juri? Bukannya dapat simpati tapi justru diberi arahan bahwa apapun kondisi si penyanyi, masalah apapun yang sedang dihadapi, atau apapun yang membuat Ia merasa tidak nyaman maka itu hanya domainnya si penyanyi. Penonton mana mau tahu urusan itu. Yang penonton paham adalah si penyanyi harus tampil bagus di atas pentas, apapun kondisi yang tengah dihadapinya di backstage. See… Alasan kurang persiapan, bukan prioritas atau tidak serius menghadapi sebuah event itu semua bullshit. Sekali mengiyakan tampil, totalitas adalah harga mati.

Jadi, jika ada opini bahwa Honda kurang persiapan di IRS atau skala prioritas yang lebih kecil dibanding event balap lain, misalnya ADC, ARRC, STC, dll itu hanya opini yang anggap saja hanya opini. Buat pembelaan diri atas penampilan buruk yang telah dialami. Atau kalau mau aman dari kekalahan yang menyesakkan, mending mengundurkan diri, apapun alasannya yang kelak akan dikemukakan. Bagaimana?

Advertisements

12 Comments

  1. Ya kalahlh sonic..liat aja dgn akal sehat.semua pembalap pakek yamaha.sonik cuma 4 motor. Logika aja Main bola klu 11orang lawan 6 orang.ya kalhlh 6 orang..gak imbang..klu mau uji ya di drag race aja.1 by 1. Atau road race 1 by 1.bru adil..maaf saya gk pecinta yamaha/ honda. Saya hanya melihat balap yg gk adil ini. Saya hanya suka.cinta.sayang SUZUKI.

  2. Untung aja kalah honda.klu menang sonic betapa MALUNYA yamaha.tampil dgn begitu banyak motor.kalah dgn 4 motor.ia kan ha.ha.ha.jdi klu saya liat..balapan yg dibangga2kan yamaha selama ini itu gak adil.tampil dgn nominasi motor yg banyak ha ha ha.cuma berani main keroyokan.ha ha ha..hanya mereka yg bodoh percaya ini semua ha.ha.ha

  3. Pesan buat pecinta SUZUKI. Jgn ikutan roadrace itu balapan gak adil..kecuali roadrace 1 by 1.mx king 1.sonic 1.satriaFu 1. Itu baru adil. Karena gk main keroyokan..dri jumlh uda kalahkn..logika aja jdi klu mau balap liat jumlhny dlu…ok

    • @edwindra
      ente memang guoblok ato SDM terbelakang?
      Yamaha 19 motor, honda 14 motor. cuma selisih 5.
      masih bilang keroyokan?
      guoblok
      guoblok tapi ngotot

  4. memang alasan prioritas kok, kawasaki juga menganggap gak penting sehingga sementara tidak ikut irs dan semua timnya ngendon di johor untuk persiapan arrc. trus memang salah kalau tim mementingkan iven yang lebh besar ??

  5. Honda memang buuuuoooossssooookkkkkk
    Ngomong aja Dohc eh ternyata Ndodoch:
    Dohc palsu:
    Honda si rakus
    Honda si tamak
    Di smua sekmen mo di saingi:
    Honda peniru:
    Honda pabrik besar yg tamak:

Comments are closed.