Menyikapi Hasil IRS 2016, Jangan Terprovokasi!

image

Masih tentang Indospeed Race Speed (IRS) 2016 yang baru usai digelar. Ada hal menarik yang menurut RA bisa jadi bahaya bagi konsumen atau bahkan juga atpm. Seperti yang diketahui bersama, hasil tiga kelas yang dipertandingkan menghasilkan dominasi. Kelas 150 cc Yamaha R15 sangat-sangat mendominasi, kelas 250 cc Yamaha R25 tiada lawan dan kelas 600 cc giliran Honda yang muncul. Lalu, bagaimana kita sebagai konsumen motor melihat hasil tersebut?

Bagi fansboy jelas, rasa bangga begitu menyelimuti ketika merk jagoannya menang, apalagi sampai mendominasi. Tapi bagi yang merk pujaannya kalah, segera mencari-cari alasan untuk mengelak. Tapi jika brosis bukan fansboy, jelas hanya ada satu acuan yang bisa digunakan menyikapi hasil IRS 2016 itu yakni hasil itu hasil balapan, sedangkan motor kita untuk harian.

Jelas, keduanya tidak bisa dibandingkan. Yang satu digunakan pada high perform secara kontinyu terus menerus sepanjang jumlah lap tertentu, yang lainnya digunakan dari santai sampai gaspol dengan beragam variasi kondisi yang tidak sama. Walaupun sama-sama motor dari merk yang sama, varian yang sama namun kalau sudah masuk dunia balap pastilah akan ada modifikasi atau penyesuaian agar mampu digunakan dalam kondisi high perform terus menerus. Sedangkan motor brosis motor harian, spek sudah standar pabrikan, dan tentu saja tidak akan punya spek balap.

Jadi, jika setelah hasil IRS diumumkan lalu motor yang sama dengan yang brosis miliki menang, bersikaplah biasa saja. Beda spek… Pun kalau motor pujaan brosis kalah, bukan berarti kiamat. Bisa jadi kekalahan karena faktor persiapan kurang matang, riset balap belum masuk tahap akhir artinya masih cari-cari setup terbaik hingga faktor pembalap juga bisa.

Jangan sampai usai IRS motor yang brosis miliki dijual gara-gara di IRS kalah. Atau beli R15 atau R25 atau CBR600R gara-gara varian itu menang di IRS. Kalau mau jual motor atau beli motor alasannya harus masuk akal ya, butuh uang misalnya, suka desainnya misalnya dan sebagainya.

Advertisements

6 Comments

  1. Ga ngaruh hasil balap mah, ane seneng MX series dr dulu sampe sekarang walo motor sebelah lebih superior, hyper underbone, dohc dna motogp, bla..bla..bla.. udh kandung suka susah berpaling .

  2. Tetap berpengaruh mas Bro….pasti terPROVOKASI…buktinya…hehehe..buat apa yamaha, honda dan suzuki bikin livery MotoGP?? kalo bukan buat menarik konsumen???…pasti itu jg buat senjata..yg menang di IRS nanti…ya toh..ya toh..hehehe

Comments are closed.