Jelang MotoGP Argentina 2016, Minim Data Ban Ancam Valentino Rossi cs.

image

MotoGP Argentina musim ini akan sangat berbeda dibanding tahun lalu. Semua pembalap akan memulai seri ini dari nol. Mungkin hanya lay out lintasan Termas del Rio Hondo yang dikenal, namun regulasi 2016 yang serba baru menjadikan seri Argentina menjadi misteri bagi semua pembalap. Disinilah sesi latihan bebas sejak hari pertama menjadi sangat krusial bagi tim dan pembalap untuk mengumpulkan data sebanyak-banyaknya guna mengatur strategi di race day.

Tidak Valentino Rossi sang juara tahun lalu, tidak pula Jorge Lorenzo yang sangat dominan di Qatar kemarin atau Marc Marquez yang sangat termotivasi di sirkuit ini pasca insiden musim lalu dengan the doctor hingga dirinya harus jadi penonton di sisa balapan akibat ndlosor. Ketiganya akan sama-sama memulai dari bawah. Selain regulasi baru soal ecu dan ban, ketiadaan tes pramusim di sirkuit ini juga menjadi pelengkap kekosongan data yang bisa menjadi kelebihan beberapa pembalap.

Lorenzo boleh saja dominan di Qatar, sebab Losail pernah menjadi tempat tes pramusim terakhir MotoGP musim ini. Sehingga data-data telemetri dan apapun terkait hubungan lay out sirkuit dengan karakter ecu dan ban baru sudah dimiliki. Namun, di Argentina nanti belum tentu Lorenzo bisa melakukan hal sama. Jika brosis mau memprediksi siapa yang akan tersenyum paling lebar di Argentina, maka pantengin terus semua sesi latihan sejak hari pertama Jumat (1/4) ini hingga kualifikasi nanti. Pembalap yang paling cepat beradaptasi dialah yang punya probabilitas terbesar untuk menang.

image

“Di seri pertama ban dan elektronik baru ada gambaran dari tes pramusim di sirkuit yang sama. Di Argentina nggak ada data dan pengujian apa pun. Di situlah menariknya,” kata  Massimo Meregalli, Direktur Tim Movistar Yamaha yang diiyakan Valentino Rossi.

Lorenzo bisa menang di Qatar gara-gara perjudiannya menggunakan ban belakang tipe soft di M1. Hal itu memungkinkan terjadi karena di Losail suhu trek hanya skitar 28 derajad celcius. Sedangkan di Termas de Rio Hondo hampir bisa dipastikan ban soft akan diabaikan sebab suhu lintasan bisa mencapai 43 derajad celcius. Jika memaksakan pakai ban soft, bisa pakai strategi 1 pit stop tuh hehehehe… Ilmu kira-kiranya sih gitu.

Yang bikin semua menjadi makin crowded adalah si Michelin ternyata minim data untuk Termas de Rio Hondo nih bro. Wajar sih, lha wong baru tahun ini ikutan plus aturan baru, blank deh.

“Itu tantangan buat ban kami. Masih terus dianalis dan dikaji ban yang sangat pas dengan tipikal aspal dan suhu Termas,” lanjut Nicolas Goubert, Direktur Two-Wheel Motorsport Group Michelin.

Komplit dah. Aturan baru, ban baru, minim data, tanpa tes, siapa yang bisa cepat beradaptasi maka kemungkinan besar dia akan tersenyum paling lebar di Termas de Rio Hondo, Argentina akhir pakan ini. Siapa jagoan brosis?

Credit: maniakmotor, motogp

Rideralam Contact Centre:

Facebook: Karis Mauyy
Twitter: @karismapr
Instagram: @karismapr
Email: karis.nsz@gmail.com
Whatsapp (no call) : +628 77 1 2727 000

Blog:
rideralam.com
karismauyy.com
sportupdate5.com

Advertisements

Comments are closed.