Sruduk Rekannya, Andrea Iannone Dihukum Race Direction

image

Salah satu insiden paling dramatis di MotoGP Argentina semalam adalah gagalnya duo Ducati naik podium di saat garis finish sudah di depan mata dengan posisi 2-3. Namun, namlaknya Andrea Iannone punya “pandangan” lain. Merasa percaya diri bisa menyalip rekannya dari sisi dalam di tikungan terakhir, apes malah sruduk rekannya alhasil keduanya malah berakhir di gravel. Usai race, race direction langsung mengadakan pertemuan membahas insiden tersebut. Hasilnya?

Andrea Iannone dinyatakan bersalah karena dinilai “terlalu percaya diri” dapat menyalip rekannya yang akhirnya berujung crash keduanya. Hukuman pun dijatuhkan. Iannone diharuskan mundur 3 grid dari start di MotoGP Austin pekan depan. Tidak hanya mundur 3 grid, namun Iannone juga mendapat tambahan hukuman 1 penalti poin.

Insiden terjadi di last lap saat Dovi dan Iannone sudah mampu overtake Rossi guna merebut posisi 2 dan 3. Di tikungan terakhir sebelum finish, Iannone yang nampaknya merasa punya kecepatan lebih dibanding Dovi memaksakan masuk dan akan menyalip rekan setimnya itu dari sisi kanan dalam. Sayang, semua sudah terlambat. Kecepatan Iannone terlalu tinggi untuk masuk di tikungan. Dovi yang sudah benar di racing line-nya harus menerima kenyataan disruduk rekannya itu. Bisa ditebak, keduanya ndlosor di gravel. Iannone tidak mampu membangunkan motornya, sedangkan Dovi dengan heroik mendorong motornya sambil berlari menuju garis finish. Dovi pun finish ke-13 dari 13 pembalap yang berhasil finish. Lumayan 3 poin.

Dua pembalap yang paling diuntungkan dari insiden tersebut tidak lain adalah Valentino Rossi dan Dani Pedrosa. Ketiban podium 2 dan 3. Pedrosa malah hokinya dobel. Sebelum insiden Duo Ducati itu, Ia juga beruntung sebab pembalap yang sudah mengovertakenya, Scott Redding justru bermasalah dengan motornya dan gagal finish.

Silaturrahim:

Facebook: Karis Mauyy
Twitter: @karismapr
Email: karis.nsz@gmail.com
Whatsapp (no call) : +628 77 1 2727 000

Advertisements

Comments are closed.