Honda Jamin Masa Depan Pedrosa Dengan Syarat Ini!

ktm indonesia

image

Jika di Yamaha masa depan Jorge Lorenzo masih misteri, di Honda nasib Dani Pedrosa mirip-mirip walau tidak sama. Keduanya sama-sama akan habis kontrak akhir musim ini. Bedanya, Lorenzo lebih besar peluang pindahnya, Pedrosa lebih kecil walaupun juga tidak tertutup sama sekali.

Pedrosa, 30 tahun, masih diberi kesempatan untuk bertahan dengan syarat tertentu. Pihak Honda mengatakan Pedrosa harus meningkatkan kecepatan jika ingin terus bertahan di Honda. Namun Honda mengatakan tidak ingin terburu-buru untuk menentukan pilihan.

[display-posts tag=”dani-pedrosa” posts_per_page=”4″]

Livio Suppo kepada Speedweek mengatakan bahwa keinginan Dani untuk bertahan harus dibarengi dengan peningkatan kecepatannya. Tapi, pihaknya masih punya banyak waktu. Masih ada 15 balapan tersisa untuk menentukan masa depan seorang pembalap.

Karir Dani Pedrosa

Dani Pedrosa bergabung dengan Honda sejak 2001. Ia memulai debut balap grandprix motor pada tahun 2001 di kelas GP125 bersama tim Telefonica Movistar Honda JR, dan meraih posisi ke-8 klasemen akhir. Tahun 2002 ia membalap di tim yang sama dan meraih juara 3 dunia GP 125 cc. Di musim balap 2003 bersama tim Telefonica Movistar Hobda JR, ia merebut juara dunia GP 125 cc dengan poin 223. Pada tahun 2004 ia pindah ke kelas 250 cc dan bergabung dengan tim Telefonica Movistar Honda 250, dan langsung merebut juara dunia GP 250 cc. Tahun 2005 ia kembali mendominasi balapan dan mempertahankan gelar juara dunia GP 250 cc. Di musim balap 2006 ia naik ke kelas MotoGP dan membalap masih untuk tim Repsol Honda, bersama pembalap Amerika Nicky Hayden sampai musim 2008 dan Andrea Dovizioso pada musim 2009. Pada tahun 2012, ia bersama Casey Stoner dan tahun 2013 hingga saat ini bersama pembalap Marc Marquez.

Prestasi terbaik Pedrosa di kelas premier MotoGP adalah runner up pada tahun 2007, 2010 dan 2012. Pedrosa menjadi satu-satunya pembalap Honda yang gagal juara dunia lebih dari 6 musim beruntun. Satu catatan lain tentang Pedrosa adalah siapapun tandem Ia di Repsol Honda, pasti juara dunia kecuali Andrea Dovizioso. Nicky Hayden (2006), Casey Stoner (2012) dan Marc Marquez (2013 & 2014).

Semoga Pedrosa bisa mencicipi manisnya juara dunia sekali saja sebelum dirinya pensiun. Sebab, Pedrosa adalah pembalap besar, pembalap dengan karakter baik, pembalap yang banyak memiliki fans di seluruh dunia. Jika tidak bisa dengan Honda, tidak ada salahnya mencoba adu peruntungan dengan pabrikan lain. Jika mengacu pada seorang Valentino Rossi yang masih akan membalap hingga 2018 atau saat usianya 39 tahun, berarti Pedrosa masih punya waktu 9 tahun untuk mengejar ambisinya itu. Semangat, Dani!

Credit: speedweek, okezone, wikipedia

Advertisements

8 Comments

  1. harus meninggikan badan dulu kek nya. biar kompetitif. soalnya dia cepat. tapi gak selincah rider bertubuh tinggi dari doi.

Comments are closed.