Akhirnya, Jorge Lorenzo Jadi Media Darling, Kapan Lagi Coba?!

image
Jorge Lorenzo. Kepindahannya ke Ducati membuatnya menjadi media darling

Jorge Lorenzo menjadi fokus pemberitaan seputar MotoGP dalam seminggu terakhir. Penyebabnya adalah kepastian kepindahannya ke Ducati mulai tahun 2017 dengan kontrak 2 tahun. Kabarnya besaran kontraknya hingga 25 juta dollar untuk durasi dua tahun tersebut. Well, rasa-rasanya baru kali ini sepanjang 8 tahun berkarir di MotoGP seorang Lorenzo menjadi “anak emas” media-media. Selalu diberitakan.

Padahal Jorge Lorenzo telah 3 kali juara dunia kelas premier, terakhir musim lalu direngkuhnya. Namun, melihat pemberitaan sang juara dunia justru tidak sebanyak porsinya saat ini. Malah, pemberitaan Lorenzo lebih banyak ke soal insiden perseteruannya dengan Valentino Rossi. Lorenzo bukanlah media darling sampai dirinya mengambil keputusan penting dalam karirnya, hengkang dari Yamaha dan bergabung dengan Ducati.

Mengapa Lorenzo bukanlah media darling layaknya Valentino Rossi? Attitude menjadi jawaban yang pas. Sikap Lorenzo yang moody, kurang menghargai lawan (saat Rossi diberinya jempol terbalik di podium), serta gaya membalapnya yang tidak menghibur (jika menemukan settingan yang pas dengan motor dan suasana hati nyaman, dijamin turingGP tersaji) membuat media dan publik begitu mengacuhkan Lorenzo, walaupun dia juara seri misalnya.

image
Media darling, Valentino Rossi

Nah, kali ini kesempatan Lorenzo menjadi fokus pemberitaan media soal kepindahannya ke Ducati harus dimanfaatkannya dengan baik. Mumpung semua sedang mengarahkan perhatian kepadanya, buatlah kesan yang ramah dan membuat empati publik. Caranya cukup mudah sebenarnya, mendomplenglah pada ketenaran Rossi. Misalnya sepanjang sisa 15 ronde ke depan jalinlah hubungan baik dengan the doctor, buatlah gestur tubuh yang bersahabat dengan Rossi baik di lintasan maupun di podium misalnya sehingga publik bisa menilai bahwa Lorenzo bisa juga menjadi anak baik dan media darling.

Ingat, mulai musim depan Lorenzo akan bergabung dengan tim asal Italia, sebuah negara dimana sejak musim lalu tidak lagi ramah bagi pembalap Spanyol, khususnya Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Aneh rasanya membela tim Italia, justru disorakin saat berlaga di Italia.

Advertisements

Comments are closed.