Performa Tangguh Lorenzo Di Hari Pertama MotoGP Jerez 2016

image

Brosis, seri keempat MotoGP 2016 mulai memasuki seri Eropa. Jerez, Spanyol menjadi destinasi para pembalap untuk ditaklukkan. Tahun lalu, Jorge Lorenzo menjadikan Jerez sebagai titik tolak kebangkitannya. Usai babak belur di 3 seri awal, Lorenzo menggebrak dengan memenangi 4 seri beruntun dimulai dari Jerez! Tahun ini nampaknya kondisi serupa mulai menunjukkan tanda-tanda.

Latihan Bebas Pertama (FP1)

Pada hari pertama sesi, Jumat (22/4) Jorge Lorenzo mendominasi sesi latihan bebas pertama dan kedua. Di sesi latihan bebas pertama, Lorenzo mencatat waktu 1 menit 40,270 detik. Ini adalah laptime paling cepat dari para pembalap lain. Tercepat kedua ditempati pembalap tim satelit Avintia Ducati, Hector Barbera yang lebih cepat dari Valentino Rossi di posisi ketiga.

Di posisi empat dan lima terdapat dua rider dari Repsol Honda, yaitu Dani Pedrosa dan Marc Marquez. Setelah itu secara berturut-turut juga ada Maverick Vinales dan Aleix Espargaro dari Suzuki Ecstar di dua posisi berikutnya.

Yonny Hernandez dari Aspar Ducati kemudian menempati posisi delapan, diikuti Andrea Dovizioso (Ducati), dan rider LCR Honda Cal Crutchlow yang melengkapi posisi 10 besar di sesi latihan pertama ini.

image

Latihan Bebas Kedua (FP2)

Pada sesi kedua, Lorenzo mempertajam best laptime menjadi 1 menit 39,555 detik dan kembali menjadi yang tercepat. Nampaknya Lorenzo sangat menyukai sirkuit Jerez ini. Sementara itu, Marc Marquez yang di FP1 hanya tercepat kelima kali ini meningkat tajam ke posisi kedua dengan 1 menit 39,900 detik. Tercatat hanya kedua pembalap ini yang menembus waktu 1 menit 39 detik.

Tercepat ketiga diduduki pembalap Suzuki Ecstar, Aleix Espargaro tepat di depan Barbera dan Rossi di posisi keempat dan kelima. Sepuluh besar FP2 dilengkapi dengan Maverick Vinales keenam, Andrea Dovizioso ketujuh, Scott Redding kedelapan, Dani Pedrosa dan Eugene Laverty kesembilan dan sepuluh.

image

Kepastian pindahnya Lorenzo dari Yamaha ke Ducati musim depan nampaknya tidak berpengaruh terhadap performa Lorenzo di Jerez kali ini. Motivasi Lorenzo untuk menjadi juara dunia keempat kalinya dan terakhir bersama Yamaha tahun ini masih membara. Ia nampaknya ingin membuktikan bahwa dirinya layak mendapat perlakuan sebagai pembalap nomor satu dibanding rekan setimnya. Performa tangguh Lorenzo di dua sesi pembuka MotoGP Jerez seolah mengirim pesan pada timnya yang baru, Ducati bahwa mereka tidak salah rekrut dirinya untuk mengejar titel juara dunia pasca terakhir diraih tim asal Italia itu tahun 2010 silam melalui Casey Stoner.

Kita lihat bagaimana dengan sesi Sabtu nanti (23/4). Masih ada latihan bebas ketiga untuk menentukan siapa pembalap yang akan masuk langsung ke kualifikasi kedua. Dan, siapa pole position MotoGP Jerez 2016 kali ini. Jorge Lorenzo masih kandidat terkuat, namun Marquez masih bisa mengejutkannya.

Advertisements