Pasca MotoGP Le Mans 2016: Kalah Telak Dari Lorenzo, Ini Alasan Rossi!

image

Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi harus puas finish kedua di MotoGP Le Mans, Prancis, Minggu (8/5). Walau finish kedua, sejatinya Rossi sama sekali tidak mampu memberikan tekanan terhadap sang juara, Jorge Lorenzo. Rossi kalah telak dari Lorenzo. Namun, Rossi punya alasan untuk hal tersebut.

Rossi tertinggal 10 detik di belakang Lorenzo, sehingga kemenangan Lorenzo terasa sangat mudah. Menanggapi kekalahan telaknya dari rekan setimnya itu, Rossi mengatakan dirinya dan tim tidak menemukan settingan yang tepat untuk M1-nya sejak sesi pembuka Jumat. Pantas saja, sebab sejak Jumat hingga Sabtu, posisi terbaiknya di semua sesi hanyalah ketiga di FP4. Bahkan, di kualifikasi harus puas ketujuh.

“Kami memiliki peluang untuk mendekatkan jarak dengan posisi terdepan. Namun satu hal yang pasti, kami memiliki beberapa masalah, terutama pada Jumat ketika kami mencoba berkonsentrasi pada performa ban,” jelas Rossi mengutip dari Crash, Senin (9/5).

Alhasil, di race Minggu Valentino Rossi praktis hanya berduel untuk memperebutkan posisi runner up saja. Itupun beruntung sebab dua rival terdekatnya, Dovizioso dan Marquez justru crash bersamaan tepat saat mengejar Rossi di depannya. Podium satu sangat jauh dan makin “diperparah” dengan sempurnanya performa Lorenzo di lintasan sepanjang 4,2 km itu.

Namun, raihan podium kedua di Le Mans kali ini (sama dengan hasil musim lalu) tetap disyukuri Rossi. Sebab sejak usai kualifikasi, Rossi telah menetapkan target yang penting podium mengingat dia hanya start ke tujuh plus dua rival terdekatnya (Lorenzo dan Marquez) di grid 1-2. Tambahan 20 poin membuat poin Rossi di klasemen pembalap menjadi 78. Gapnya makin tipis dengan posisi kedua yang diduduki Marquez fengan 85 poin. Sedangkan Lorenzo naik ke puncak dengan 90 poin. Sangat ketat persaingan MotoGP musim ini nih.

image

Semoga hal itu bisa berlangsung hingga akhir musim dan semuanya berjuang untuk gelarnya sendiri, bukan untuk pembalap lain.

Credit: okezone, crash

Advertisements

1 Comment

  1. “semuanya berjuang untuk gelarnya sendiri, bukan untuk pembalap lain” — itoe betoel adanja… Sam Lowes sendiri bilang jgn mencampuri hasil kejuaraan yang diperebutkan pembalap yang berkans..

Comments are closed.