Next Vixion Akan Tetap SOHC Plus VVA? Bagus Dong. .. Untung Bukan DOHC Juga!

ktm indonesia
image
New Vixion Advance

Tuhan menciptakan dua hal berbeda untuk selalu melengkapi satu sama lain. Walaupun tidak jarang perbedaan menjadikan hidup jadi lebih greget, sebab jika semua sama akan cepat membosankan. Jika dihubungkan dengan persaingan naked sport 150 di tanah air, perbedaan platform mesin diantara dua “kawan karib” tersebut membuat keduanya menjadi buah bibir. Saling klaim sebagai yang terbaik. Walaupun sampai saat ini istilah terbaik masih subjektif bergantung personel masing-masing, apalagi kalau sudah menyentuh sisi fansboy-nya, ruwet!

Sang penguasa yakni Vixion memilih menggunakan mesin SOHC yang diklaim lebih inferior dibanding si penasaran CB150R yang menggunakan DOHC. Namun, Vixion masih terlalu tangguh untuk dikalahkan (dari sisi penjualan), setidaknya hingga tulisan ini dibuat. Namun, tren yang terlihat sepertinya tidak akan berlangsung lama. Pergerakan New CB150R yang kali ini tidak hanya bermodal mesin beraura racy saja, namun sudah punya bekal oke dari sisi desain (kelemahan mereka selama ini) sehingga menjadi paket komplit untuk menaklukkan sang raja. Arahnya sedang ke sana.

Jadi wajar ketika Vixion sudah waktunya diupgrade. Selain sudah berumur (lebih kurang 10 tahun), konsumen perlu suasana baru dari sisi desain dan mesin. Urusan desain sih RA percaya banget dengan Yamaha, jadi gak akan khawatir di sisi ini. Akankah Next Vixion akan bertampang beringas dan bermesin sama dengan New CB150R yakni DOHC? Sayang kalau Yamaha akhirnya harus “menyerah” dengan meninggalkan SOHC legendaris.

image
New CB150R

Yang RA kuatirkan sepertinya tidak akan terjadi. Rumor yang beredar di jagad blogsphere roda dua mengatakan bahwa next vixion masih akan tetap mengusung mesin SOHC namun dengan penambahan value. Value itu bernama VVA alias Variable Valve Actuation. Intinya dengan VVA power akan tersebar merata sejak putaran bawah hingga atas. Sebuah pelengkap sempurna bagi SOHC yang cenderung letoy di putaran atas. Dan nantinya next vixion akan bermodal SOHC + VVA. Proyek BK8 bakalan greget bukan?

Dan yang terpenting next vixion tidak akan mengekor pesaingnya untuk urusan mesin. Penting (setidaknya bagi dunia otomotif roda dua tanah air) agar differensiasi masih ada. Konsumen mendapat pilihan yang tidak sama. Urusan laku atau tidak, RA rasa yang pernah icip-icip NMax bakalan kesemsem jika VVA dicangkokkan ke motor sport. Logikanya, di matik saja trengginas apalagi di sport. Tidak kalah pentingnya adalah agar “kegaduhan” DOHC vs SOHC masih akan terus terjadi. Bayangkan coba jika sama-sama DOHC, sama plek… Fansboy bingung mau nyerang sisi mana hehehehe

Bisa menang dong dari DOHC? Eits… Menang di balapan maksudnya? Emang situ beli naked sport 150 mau balapan? Emang kalau balapan seperti kejurnas road race full standar tanpa ubahan sedikitpun!? Kalau RA sih gak sampai mikir balapan. Buru-buru ngejar waktu sih iya, tapi balapan dengan motor lain di jalan raya? Heemm… Situ sehat?

Advertisements

2 Comments

  1. Bikin mumet tetangga dan para jendral fb nya kalau…
    Project line up sport 150 dan bebek sport seperti R15,Nva,Mxking ada 2 mesin beberapa type dan varian seperti tetangga sebelah yg sukes keroyokan….rumet dan mumet nanti “mapping”sales dan strateginya.
    Project sport 150 cc Sohc plus VVA dan “Real DOHC”150 diterapkan di line up ymh.
    Tapi untuk Mxking paling lambat di tahun 2018….
    Tetangga mungkin bilang “tak perlu pakai vvtec nya”motor kita sdh lebih dari cukup.
    Seperti tentang Nmax……mereka bilang …Nmax itu motor *****,sekarang nmax sukses dan punya lahan basah….gerah dan merayu honda vietnam agar pcx dilokalkan,mungkin pakai Vvtec..bisa bisa nanti mbeat pake vvtec plus “air bag”…..Antara VVA Toyota dan VVTEC Honda….

Comments are closed.