Suzuki Siapkan Tes Bagi Pengganti Vinales Di Suzuka 8-Hour, Zarco Bersiaplah!!!

johann zarco
Johann Zarco akan dites Suzuki

Walau belum official, kepindahan Maverick Vinales ke Yamaha nampaknya hanya tinggal menunggu pengumuman resmi dari pihak Yamaha atau Suzuki yang rencananya akan dilakukan Kamis (19/5) tepat sebelum MotoGP seri Mugello, Italia. Suzuki, sebagai tim yang ditinggalkan Vinales nampaknya sudah punya satu nama penggantinya. Dia adalah Johann Zarco, juara dunia Moto2 2015. Keren bukan?

Kabar mengenai ketertarikan Suzuki terhadap pembalap Prancis tersebut sudah pernah dibahas di blog ini (cek di sini). Kala itu, Suzuki menjadikan Zarco sebagai opsi utama pengganti Vinales. Dan, kabar terkini ketertarikan Suzuki terhadap Zarco makin menunjukkan sinyal serius. Keseriusan tersebut mulai nampak dari rencana mereka menarik Zarco untuk melakukan test resmi MotoGP dengan GSX-RR di Jepang. Selain akan diikutkan test resmi, Zarco juga diproyeksikan oleh Suzuki untuk mengikuti balap ketahanan Suzuka 8-Hour.

Dua hal di atas nampaknya memang akan menjadi jalan pembuka Zarco untuk bergabung dengan para rider elit di kelas premier MotoGP. Sesuatu yang juga menjadi impian Zarco selama ini. Zarco pun berharap dirinya bisa membuktikan kemampuannya di test resmi MotoGP dan Suzuka 8-Hour agar Suzuki makin yakin untuk merekrutnya.

Profil Johan Zarco

Johann Zarco mengawali karir di ajang MotoGP tahun 2008 di kelas GP125 bersama tim WTR San Marino. Akhir musim Ia hanya menempati posisi 20 di klasemen. Tahun 2010 Zarco berhasil naik ke posisi 11 klasemen akhir.

wpid-johann-zarco.jpg.jpeg
Johann Zarco juara dunia Moto2 2015

Tahun 2011 Zarco pindah ke tim Avant AirAsia Ajo Derbi dan berhasil meraih kemenangan pertamanya di Moto3 saat race di Motegi, Jepang. Namun, di klasemen akhir Zarco harus puas hanya jadi runner up di bawah sang juara Nico Terrol. Prestasi apiknya ini membat tim JIR kepincut dan akhirnya memboyongnya ke kelas Moto2 tahun 2012. Namun, tahun pertamanya di Moto2 tidaklah mulus. Zarco kewalahan bahkan di musim itu priaPrancis kelahiran 6 Juli 1990 itu gagal finish sebanyak 4 kali.

Tahun 2013, Zarco pindah ke tim Ioda Racing. Namanya mulai melambung dengan berhasil naik podium sebanyak dua kali di Migello dan Valencia. Setelah kembali pasang surut di tahun 2014 bersama tim Caterham, akhirnya Johann Zarco meraih puncak prestasi di kelas Moto2 musim 2015. Juara dunia adalah prestasi terbaiknya tahun lalu di Moto2. Tahun ini, Zarco memutuskan tetap bertahan di Moto2 sambil berharap bisa mempertahankan gelarnya juga menunggu kesempatan naik kelas ke MotoGP dengan tim pabrikan.

Nampaknya penantian Zarco mulai menunjukkan hasil. Terbukti, Suzuki telah menjadikannya target nomor satu sebagai pengganti Maverick Vinales yang hengkang ke Yamaha. Semoga sukses…

Advertisements

Comments are closed.