Good Bye!

rideralam_logo.jpg

Ide yang muncul di tengah kondisi kecewa dan mangkel dengan wordads membuat mood menulis agak menguap. Beruntung, karena sudah terbiasa menulis rutin sejak 2013 (ngeblog mulai 2011) rasanya ada yang hilang ketika tidak menulis. Wordads effect memang sangat besar bagi RA dalam aktivitas ngeblog di platform wordpress ini.

Kondisi yang sebenarnya tidak pernah terjadi sebelum aplikasi pengajuan wordads diterima oleh wordpress. Maklum, awal-awal ngeblog tujuan utama adalah untuk menyalurkan hobi menulis sekaligus memberikan informasi yang berguna bagi siapapun di luar sana. Sekalian belajar menulis, merangkai kata demi kata agar enak dan mudah dicerna. Di samping itu, tulisan-tulisan bersifat informatif juga berguna sebagai arsip ilmu pengetahuan bagi RA sendiri. Maklum, jika ditulis di buku atau dikliping dan sejenisnya mudah hilang. So, dunia internet menjadi solusinya.

Akhirnya, setelah aplikasi pendaftaran wordads diterima akhir 2013, tepat dua bulan pasca menikah, motivasi ngeblog bertambah… menghasilkan uang atau istilah kerennya monetize. Perlahan, target pribadi mulai dicanangkan, one day one article. Target yang terasa berat ketika ngeblog “hanya” sebagai hobi, namun menjadi harus dilakukan ketika motivasi wordads mulai menyelimuti.

Bayangkan saja, sejak bangun tidur di pagi hari di otak ini isinya adalah “mau nulis apa hari ini?”. Berat memang di awal-awal target itu dicanangkan. Di setiap kegiatan atau rutinitas kerja, pikiran itu selalu muncul, “mau nulis apa hari ini?” selalu dan selalu begitu. Alhasil, apapun yang dilihat mata ini, apapun yang didengar telinga ini dan apapun yang tiba-tiba muncul di otak ini selalu berusaha dihubungkan untuk menjadi sebuah artikel. Ketika ide-ide yang muncul mulai dikonversi ke dalam sebuah rangkaian kata, yang ada di pikiran hanyalah bagaimana hasil akhir artikel ini bisa memberikan manfaat. Belum sampai memikirkan apakah tulisan ini bagus, apakah nyambung apalagi runtun dan runut.

One day one article berarti setiap hari minimal satu artikel terpublish. Strategi diperlukan agar ini ini bisa berjalan. Salah satunya adalah dengan membuat artikel terjadwal. Terima kasih untuk wordpress dengan fitur bergunanya ini. Artikel terjadwal bisa dilakukan saat di suatu hari ide tulisan banyak, mood hadir dan waktu untuk menulis ada. Satu artikel dipublish hari ini, artikel lain dijadwalkan publish keesokan harinya. Istilahnya menabung artikel buat hari esok. Jika ini sudah ada, hati ini jadi tenang. Nah, ketika tenang inilah biasanya ide banyak datang.

Ide banyak akan percuma jika tidak segera dikonversi menjadi sebuah artikel. So, ketika itu terjadi segeralah menulis. Buatlah artikel demi artikel. Apakah pilihan antara dipublish saat itu juga atau dijadwal silahkan brosis yang punya keputusan. Saran RA sih tetaplah dibuat terjadwal. Namun, jika artikel yang diproduksi cukup banyak, tidak ada salahnya untuk sebagian dipublih hari ini juga dan sebagian lagi dijadwal publish dua hari kemudian. Dengan catatan artikel itu tidak berisi informasi yang sekiranya basi jika dipublish dua hari lagi. Dan seterusnya…

logo-rideralam.jpg.jpeg

One day one article terasa sangat berat dalam 2-3 bulan pertama. Otak seperti diforsir untuk terus memikirkan produksi artikel. Wajar, sebab masa transisi dari terbiasa santai tidak harus memikirkan sesuatu untuk diberikan menjadi “keharusan”.  Hanya tekad yang kuat untuk menghasilkan uang untuk tambah-tambah biaya berkeluargalah yang membuat RA bisa bertahan dengan target itu. Akhirnya, setelah setengah tahun dari target dicanangkan, diri ini menjadi terbiasa melakukan itu. One day one article tdak lagi terasa berat. Otak dan tangan ini serasa reflek untuk menulis. Apalagi, penghasilan dari wordads makin menggiurkan. One day one article menjadi tidak ada apa-apanya lagi. Setiap hari rideralam.com bahkan bisa menghasilkan minimal 3 artikel. Sejelek-jeleknya hanya 2 artikel terpublish, itupun ketika mood benar-benar lost.

Kondisi ini berjalan dari pertengahan 2014 hingga pertengahan 2016 ini. Kurang lebih dua tahun masa bulan madu dengan ide, produktivitas dan penghasilan, tiba-tiba laporan earning April kemarin menjadi seperti sambaran petir (kalau ini memang lebay sih, tapi memang super duper kaget). Bayangkan, earning wordads menurun hingga 20 kali lipat. Muke gilee… Penghasilan dari wordads (dulur Jatimotoblog menyebutnya duit ghaib) telah menjadi sandaran harian. Bahkan, honor di kerjaan utama kalah besar dari earning wa, alhasil ketika semua kenikmatan itu dicabut, jelas siapapun akan merasa kehilangan, termasuk RA.

Berbagai pikiran bermunculan setelah bWAdai menyerang. Mulai dari migrasi ke self hosting untuk bisa mendapatkan penghasilan dari adsense, lalu membuat blog baru di blogger hingga berhenti ngeblog (hayoo…siapa yang sempat kepikiran itu semua selain RA?). Namun, dengan berbagai pertimbangan akhirnya RA memilih membuat blog baru di blogger.com. Pindah platform blogging ceritanya. Lahirlah blog asyikbetul.blogspot.co.id untuk mengejar penghasilan dari adsense (monggo mampir jika berkenan). Pikiran untuk menghentikan aktivitas ngeblog akhirnya sulit dilakukan. Semua gara-gara hobi dan one day one article. Otak ini sudah kadung terbiasa untuk memerintah tangan untuk menulis. Dan kebiasaan itu akan RA curahkan ke blog baru di asyikbetul. 

wordads

Blog ini akan tetap eksis, namun tidak lagi menjadi prioritas RA. Namun, konsep one day one article masih tetap akan dilakukan di blog ini. Sebab, terlalu sayang jika hasil rintisan selama 5 tahun terakhir dimatikan begitu saja.

Disamping itu, sesuai saran dari dulur-dulur di Jatimotoblog, sektor riil harus dibangkitkan. Biarlah duit ghaib tetap ghaib, namun sektor riil di dunia nyata harus bisa menggantikan posisi duit ghaib. RA mengikuti saran itu dengan menghidupkan kembali sektor riil yang dulu sempat terhenti yakni ternak lele. Tidak besar, namun lumayanlah untuk mengalihkan kekecewaan terhadap duit ghaib. Inilah hikmah dari kolapsnya wordads. Kreativitas kembali muncul untuk mendapatkan penghasilan lain. Semoga langkah ini barokah di hadapan Allah SWT. Demi hidup yang terus berjalan bersama seorang istri dan dua anak calon pemimpin negeri ini.

Tetap semangat, kawan!!!

Advertisements

32 Comments

  1. zemangat, kang… rejeki udah ada yg ngatur.. yg penting ttp usaha.. dapur ttp ngebul..

    drpda ane, cita2 blogging gagal.. jd komentator sajaa.. ngahahaha 😀

Comments are closed.