Cerita Dibalik Dek Genza Yang Selalu Kotor, Love You Son!

image

Kebersamaan dengan Genza alias Zenith Black NMax Non ABS telah memasuki bulan ke-8 sejak dipinang Oktober tahun lalu. Cukup banyak kesan baik yang RA dapatkan dengan big scooter “murah” dari Yamaha ini. Perawatan demi perawatan juga dilakukan “hanya” untuk menjaga lifecycle-nya lebih lama serta agar makin pede saat membawanya mengarungi aktivitas harian. Jika Sipio dulu RA sangat suka bagian rantainya dan Envilan di deltaboxnya, maka Genza ini bagian favorit RA adalah ergonominya. Namun, ada satu bagian di Genza yang akhir-akhir ini bikin RA agak kurang pede saat parkir di kantor, yakni bagian dek tangki bahan bakar.

Bukan soal konstruksi desainnya yang aneh atau jelek, justru ini desain sangat menyenangkan sebab untuk ngisi pertamax tidak harus turun dari motor, serasa motor batangan, namun kebersihanlah yang menjadi fokus di sini. Sangat susah menjaga kebersihan bagian ini walaupun hanya beberapa saat sebelumnya telah dicuci. Dek ini selalu dengan segera kotor kembali.

image
Nih tersangkanya bro hehehehe...

Penyebabnya adalah anak kecil ganteng jagoan RA ini. Dialah M. Rafif Genzaki R. alias Rafif, anak pertama RA yang telah berusia 22 bulan. Love you, son! Lho koq bisa anak kesayangan menjadi biang keroknya?

Hehehehe… Biang kerok yang makin membuat RA sayang dengannya. Sedikit cerita, Rafif ini punya kebiasaan naik motor atau mobil untuk sekedar jalan-jalan mengitari kampung. Kebiasaan yang sebenarnya kurang baik, namun bagaimana lagi jika brosis punya anak dan masih tinggal bersama orang tua dan brosis sehari-hari bekerja, maka kondisi ini agak sulit dihindari. Kasih sayang seorang kakek atau nenek kepada cucu, apalagi cucu pertama, terkadang memang agak sulit dicerna, walaupun maksudnya baik. Alhasil, Rafif ini sejak sudah bisa duduk dengan stabil sering diajak mbah kung nya jalan-jalan naik motor. Kebetulan, mbah kungnya hobi motor, tunggangannya RX King Spesial lho. So, bisa ditebak Rafif menjadi kecanduan naik motor (dibonceng maksunya). Bahkan, ketika rewel susah tidur cukup dibawa muter-muter dengan motor pulaslah dia hehehehe

image
Penganiayaan nih hahahaha...

Nah, kebiasaan naik motor inilah yang membuat setiap RA mau berangkat kerja saat manasi motor, Rafif sudah stand by dekat si Genza, apalagi kalau bukan “narget” agar dibawa jalan-jalan dulu naik motor. Pun demikian saat pulang kantor, melihat RA dan Genza di luar gerbang halaman, Rafif pun segera berlari untuk “narget” lagi buat “ngojek”. Ekspresi saat berlari menuju Genza itu lho yang bikin hati ini bahagia, rasa capek dari kerjaan langsung sirna. Brosis harus menikmati moment ini sendiri biar tahu rasanya seperti apa. RA merasa seperti menjadi ayah paling bahagia saat itu.

Nah, Rafif ini punya kebiasaan lain kurang suka pakai alas kaki saat bermain di halaman rumah. Tidak jarang, bahkan sering, saat naik ke Genza untuk duduk di depan RA, kakinya belepotan lumpur. Pokoknya jarang bersih heheheh… RA tidak terlalu memaksakan ia pakai alas kaki saat bermain, biar menyatu dengan alamnya, toh antibodinya akan segera memproteksi segala kuman atau penyakit yang akan menyerang melalui telapak kakinya. Bisa ditebak, dek pun belepotan bekas injakan kaki anak kecil yang bermain tanpa alas kaki. Tanah dan lumpur menjadi “fitur” baru di dek Genza. Kotor deh… Kenapa tidak dibersihkan? Kalau pas mau berangkat kerja, gak sempat membersihkan pakai kanebo, sudah keburu telat gara-gara ditarget ngojek dulu hehehehe… Sampai parkiran kantor bejejer dengan motor-motor rekan kerja makin jelas terlihat betapa kotornya dek Genza, padahal bodi masih bersih hahahaha… Itu tanda sayang Rafif untuk sang Ayah, kira-kira begitu mungkin pesannya.

image
Saking menyatunya dengan alam nih 😀

Sekali dua kali kotor sih masih semangat membersihkannya, namun kalau setiap hari begini terus kejadiannya bosan juga. Makin lama RA membiarkan saja dek itu kotor, kecuali lagi ingin membersihkannya ya dibersihkan. Saat rekan kantor menyindir “motor bagus koq kotor”, RA hanya bisa cengar-cengir… Menjelaskanpun buat apa. Yang jelas, setiap ke parkiran dan melihat tanda kotor itu, RA ingin lekas pulang. Ekspresi wajah itu selalu dan selalu RA rindukan. Wajah ganteng dengan seringai khas a la Rafif yang seperti menemukan kesenangannya saat melihat sang ayah dan Genza tiba. Alhamdulillah Ya Rabb atas amanahMu ini.

Semoga MyRafif menjadi anak yang berakhlak mulia, pintar dan berbakti kepada kedua orang tuanya serta berguna bagi siapapun yang dekat dengannya kelak. Dek kotor memang bikin kurang pede, namun dek kotor Genza adalah penyemangat RA untuk cepat pulang ke rumah menemukan tertawa wajah gantengnya. Terima kasih mama untuk lelah dan capeknya bersama MyRafif, you are the best mommy!

image
Semoga jadi anak hebat ya le...
image
Ganteng bukan? Abaikan yang gede ya
image
Kendaraan dinas harian MyRafif
image
Saat dia cool, ayahnya malah heboh
image
Lihat kakinya
image
M. Rafif Genzaki R.
image
Ketika 1,5 tahun
image
Bersama motuba, hobi lain darinya... Naik mobil bro
Advertisements

5 Comments

  1. anak kecil memang menggemaskan, kalo Aira anak saya seneng banget ikut naik pas motor mau dikeluarin/dimasukin dari rumah, sebelum didorong pasti Aira udah naik ke jok, kadang tiduran, kadang duduk menghadap ke belakang, lumayan jadi tambah berat 😀

Comments are closed.