Mesin All New CBR150R Kasar, Betapa Pentingnya Servis Pertama!

image

Brosis, kemarin kebetulan ada saudara dari Jember yang bermain ke rumah dan kebetulan lagi bawa motor yang tak asing di mata (bukan sering ketemu di jalan tapi lihat gambarnya saja) berwarna merah strip putih full fairing. Benar saja, itu adalah All New CBR150R. Asli, motor ini benar-benar beda dengan CBR150 generasi sebelum-sebelumnya, kalau ada yang bilang All New CBR150R keren, berarti orang itu sependapat dengan RA.

All New CBR150R memang keren, slim dan yang penting eye catching. Ngobrol-ngobrol tanya sana-sini akhirnya dapat info kalau harga di Jember 34,6 juta Rupiah OTR. Dia beli kredit dengan DP 16 juta tenor 2 tahun 1,110 juta. Entah apakah ini murah, mahal atau pas. Karena dia nawarin RA untuk coba motor barunya (plat nomor belum keluar), oke RA ambil. Dan sebelum geber, RA tawarin dia untuk nyoba si Genza, eh ternyata mau juga xixixixi… Ok, jadinya barteran.

RA sih gak mau cerita soal ergonomi, akselerasi atau apalah yang berbau teknis khas review motor baru, males… Yang jelas walau hanya nyoba sekitar 3 km, boyok sudah terasa ngilu, telapak tangan juga rada kaku akibat posisi riding yang bungkuk. Sebelumnya, dia mengatakan kalau sudah 1000 km lebih dan belum diservis pertama. Wuik… Bahaya. Benar saja, pas RA lihat di speedo sudah menunjukkan angka 1.156 km. Seperti apa motor baru hingga lebih 1000 km belum juga diservis? Penasaran ya? RA juga…

Saatnya riding. Tanpa foto, tanpa safety gear lengkap, just helmet, jaket tipis dan sandal jepit. Pokok e ojo ditiru. Pertama hidup si nearsquare wuidiiihh… Kasar bro. Bener dugaan RA mesin bakalan aneh kalau odometer segitu belum juga di servis. Masih stasioner saja sudah kasar. Bagaimana kalau digeber?

Masuk gigi 1 suara kasar masih rada teredam, namun sudah terdengar. Gigi 2 dengan kecepatan 40-60 kpj, mesin mulai terdengar beneran kasar. Gigi 3 dan gigi 4 di kecepatan 70-90 kpj asli berisik bener. Dan di gigi 5-6 hanya dengan kecepatan 100-110 kpj gak tega dengerin suaranya. Kasar bener… Oh iya, tidak usah komentari raihan kecepatan per gigi ya, fokus ke suara kasarnya saja hehehehe…

Ketika RA konfirmasi ke dia soal suara berisik itu, dia memang membenarkan bahwa suara mesin motornya sudah sangat beda dibanding masih 500-700 km-an yang katanya anteng dan senyap. Tidak mau terjadi hal-hal yang merugikan, RA sarankan untuk segera di servis.

RA sendiri tiga kali punya motor reyen, mulai sipio, envilan hingga genza saat ini, servis pertama maksimal di 700 km, bahkan untuk envilan hanya 500 km sudah servis. Ngeri bro, walau di buku panduan servis pertama hingga 1000 km, koq membayangkan mesin baru, part-part baru saling bertemu dan bergesekan, walau sudah ada oli, apa tidak banyak gram-gram yang berceceran di dalam. Bagaimana kalau gram-gram itu ikut bersirkulasi bersama oli ke seluruh bagian mesin, ngeri… Itu analisa orang awam soal mesin seperti RA. Makanya, ketika mendengar dia mengaku belum diservis motor barunya padahal sudah lebih dari 1000 km, terbayang hal-hal yang tidak ingin terjadi selanjutnya. Lebay sih, tapi daripada motor baru yang super mahal, kredit pula belum apa-apa sudah error gara-gara keteledoran sendiri, kan sayang.

Nah, itu sedikit cerita RA bersama All New CBR150R punya saudara. Lho, koq pinjam, katanya buat mereview harus beli? Hehehehe… RA bukan mereview koq, hanya penasaran saja seperti apa rasanya naik motor baru yang katanya keren (dan memang keren). Toh, yang dibahas bukan reviewnya koq xixixixi… Dari cerita di atas, saran saja buat siapapun yang baru beli motor baru, servis pertama sangatlah penting. Tidak usah nunggu hingga 1000 km apalagi lebih, 500 km saja sudah waktunya servis koq. Nah, abis itu baru deh pakai aturan tiap 2000 km atau sebulan sekali.

Ciao…

Advertisements

5 Comments

  1. Oli nya gak cocok tu,tau sendiri kualitas oli mpx kyk apa! Lagian km 1000 udh harus d ganti udah banyak bgt gram2 yang nempel di oli

Comments are closed.