Suzuka 8-Hour 2016: Legenda WSBK Ini Gantikan Johann Zarco Yang Kecewa Terhadap Suzuki!

ktm indonesia

image

Sempat sangat happening dengan kesempatan yang didapatnya untuk menggeber Suzuki GSX-RR di tes privat Suzuka, Johann Zarco akhirnya harus menerima kenyataan bahwa dirinya bukanlah pilihan utama Suzuki untuk mengisi satu slot kursi MotoGP 2017. Suzuki lebih memilih Alex Rins sebagai pembalap pendamping Andrea Iannone untuk MotoGP 2017. Kecewa dengan keputusan tersebut, Zarco akhirnya membatalkan keikutsertaannya di balap ketahanan Suzuka 8-Hour.

Sebelumnya, walau Zarco menyadari bahwa kesempatannya geber GSX-RR di tes Suzuka bukan jaminan mendapatkan satu kursi di tim Suzuki Ecstar, namun Zarco sudah berharap itu adalah langkah pertama untuk menapak kursi MotoGP. Apalagi, usai tes privat tersebut, Zarco juga ditawari Suzuki untuk memperkuat tim mereka di Suzuka 8-Hour. Jelas, ini adalah kesempatan emas membuktikan performanya guna memikat Suzuki. Namun, apa daya disaat bersamaan ternyata Suzuki tengah bernegosiasi dengan pembalap lain.

image

Zarco pun kecewa dan memilih untuk membatalkan keikutsertaannya di ajang balap ketahanan itu bersama tim Yoshimura Suzuki. Sebelumnya, Zarco yang saat ini masih membela Tim Ajo Motorsport di Moto2, dikabarkan telah menandatangani perjanjian pra-kontrak dengan pabrikan Suzuki.

Kontrak tersebut berisi partisipasi di Suzuka 8 Hours 2016 dan uji coba tertutup di Suzuka dengan motor MotoGP GSX-RR. Kesepakatan ini dikonfirmasi sendiri oleh Zarco di sela-sela pekan balap Prancis bulan lalu.

Noriyuki Haga

Alhasil, setelah Zarco memilih menarik diri dari Suzuka 8-Hour, Suzuki akhirnya menunjuk pembalap kawakan asal Jepang runner up Superbike 3 kali Noriyuki Haga. Haga runner up superbike 2000, 2007 dan 2009 akan bertandem dengan Takuya Tsuda dan Josh Brookes di ajang yang akan diselenggarakan pada 28-31 Juli nanti.

image

Haga memang bukan wajah asing di ajang Suzuka 8 Hours. Ia berkali-kali turun dalam kejuaraan tersebut, dan terakhir meraih kemenangan bersama Colin Edwards pada 1996 saat membela panji Yamaha. Meski begitu, bersama Suzuki, ia berhasil menapaki tangga podium selama tiga tahun terakhir, meski bukan podium tertinggi.

“Saya terkejut dengan kesempatan dari Yoshimura Suzuki ini. Saya punya pengalaman dengan GSX-R1000 selama tiga tahun terakhir dimana podium selalu kami jejaki. Namun, saya tidak terlalu berekspektasi tinggi. Sejak 1996, saya belum juara lagi dan ini kesempatan emas untuk kembali ke puncak,” ungkap Haga.

image

Credit: motorsport, okezone, primadani

For ads contact me on:
Whatsapp +62 877 1 2727 000
Twitter @karismapr
Email karis.nsz@gmail.com

Advertisements

Comments are closed.