Tito Rabat Bakal Didepak Honda? 


Satu-satunya rookie musim ini di kelas premier MotoGP Esteve ‘Tito’ Rabat tengah dalam pantauan bos Honda untuk kemungkinan bertahan atau out dari MotoGP. Penampilan Tito Rabat musim ini memang jauh dari ekspektasi. Jagoan di kelas Moto2, ketika naik kelas plus mendapat motor spek pabrikan sekelas RC213V justru penampilannya mlempem. Akhirnya, timbul spekulasi bahwa Honda tidak akan mempertahankan pembalap Spanyol itu. Benarkah demikian? 

Hingga seri kesembilan di Assen lalu, prestasi maksimal Rabat hanyalah sekali finish di top 10 kala di Argentina. Selebihnya nyaris selalu diluar zona poin. Alhasil, di klasemen Rabat berada di posisi ke-20 dengan poin. Kondisi inilah yang membuat publik berspekulasi bahwa Rabat akan ditendang Honda dari MotoGP dan akan digantikan bintang Honda di wsbk Michael van Der Mark. 

Menanggapi isu tersebut, Livio Suppo menyatakan kalau pihaknya optimis dengan kapasitas Rabat dan akan mempertahankan sang pembalap di timnya saat ini, Marc VDS Honda untuk musim depan. Suppo menganggap Rabat hanya butuh adaptasi sedikit lebih lama sebelum kemampuan terbaiknya benar-benar muncul. Sambil memberi contoh mendiang Marco Simoncelli yang juga tertatih-tatih di musim debutnya tahun 2010 namun segera bersaing memperebutkan podium setahun kemudian.

“Selama berkarir di Grand Prix, Tito dikenal selalu butuh waktu untuk kompetitif. Tapi Ia selalu berhasil dan berada di papan atas. Saya ingat mendiang Marco Simoncelli juga kesulitan di musim debutnya tahun 2010, namun Ia sangat cepat dan konsisten di tahun 2011,” kata Suppo dimuat RACER, Jumat (1/7).

Jika Honda memang memproyeksikan Rabat sebagai pembalap masa depan, maka semusim di kelas premier tentulah kurang adil untuk dinilai. Selain masih adaptasi dengan suasana kompetisi baru, perbedaan performa motor, juga motor RC213V musim ini terkenal cukup sulit untuk dijinakkan, bahkan oleh seorang Dani Pedrosa sekalipun. Maka, seperti halnya dengan Jack Miller, sudah seharusnya Rabat diberi kesempatan tahun kedua di kelas para raja ini. Musim depan tentu saja kemampuan adaptasinya sudah lebih baik, kemampuan untuk menaklukkan RC213V juga sudah lebih baik, maka bolehlah Rabat mulai dinilai eksistensinya. Bijimana bro? 

Advertisements

Comments are closed.