Pemudik Lewat Pantura Situbondo, Mobil Letter B Yang Sruntulan & Arogan!

ktm indonesia

Tinggal di kota kecil seperti Situbondo itu tenang terutama lalu lintasnya yang tidak padat. Dominasi sepeda motor di sepanjang jalanan dalam kota memang mendominasi, namun roda empat juga banyak ditemui. Yang asyik itu, gaya berkendara para driver dengan letter P (karesidenan Besuki) atau N (Malang) cenderung tertib. Kencang sih biasa, namun kencang yang wajar. Paling-paling yang bikin rada kuatir ya dari para alay abg pengendara motor yang baru bisa gas dan rem doang. Seenaknya sendiri ngebut di jalanan. Tapi, suasana nyaman di jalan raya berubah menjadi agak mengerikan ketika musim mudik balik lebaran dimulai.

<!–more–>

Kota Situbondo yang masih masuk jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur menjadi jalur utama arus pemudik dari Jakarta menuju Bali atau sebaliknya. Tidak heran ketika musim mudik atau balik kendaraan khususnya roda 4 dengan letter L (Surabaya) dan B (Jakarta) mendominasi menuju arah Bali (timur). Sebaliknya, arah Bali menuju Jakarta (ke barat) dominasi letter DK (baik motor maupun mobil) terlihat jelas. Nah, yang menjadi sorotan RA kali ini adalah mobil dengan letter B alias mobil Jakarta.

Entah, apakah sudah menjadi attitude mereka di jalan raya ibu kota, ketika melintas di Kota Situbondo perilaku berkendaranya membuat pemakai jalan raya lainnya sedikit terancam kenyamanannya dan keamanannya. Sruntulan bingit! Selain kencang menggeber si mobil, gaya nyalipnya bikin was-was. Tiba-tiba pindah jalur (sein memang dinyalakan tapi terlalu mendadak) untuk nyalip kendaraan di depannya. Seolah tidak memperhatikan pengguna jalan lainnya, begitu ada ruang kosong semobilan, langsung sikat. Jelas saja, gaya yang begini bikin kaget kami warga setempat yang terbiasa dengan lalu lintas yang tertib.

Selain itu, gaya driving mereka terlihat arogan. Klakson dibunyikan dengan maksud agar kendaraan di depannya menyingkir, padahal lalu lintas sedang padat-padatnya dengan banyaknya pemudik yang melintas. Apakah mereka memang sudah terbiasa begitu di jalanan ibukota? Terbiasa egois tanpa mempertimbangkan keberadaan pengguna jalan lainnya? Kalau iya, mbok ya jangan disamakan driving di Jakarta dengan di Situbondo. Kami masih punya attitude baik di jalan raya, jangan sampai gara-gara attitude buruk kalian, kami menjadi korban. Ingat, kalian numpang lewat lho…!!! Tidak semua yang letter B seperti yang RA jelaskan di atas, namun ada saja ulah mereka yang begitu. 

Memang, sejauh ini belum ada yang menjadi korban kearoganan dan kesemrawutan driving style kalian, tapi jika selalu begitu bukan tidak mungkin kejadian hanya menunggu waktu. Segera berkumpul dengan keluarga yang sudah setahun tidak bersua memang sangat dinantikan, namun keinginan segera itu bisa menjadi kabar buruk jika attitude di jalan raya tidak segera diupgrade lebih baik dan santun. Mudik lancar, di jalan aman, keluarga bisa segera ditemui.

Keep safety!!

Advertisements

5 Comments

  1. Bener kang.. Ini aku perjalanan kediri-tulungagung-trenggalek disalipin sm plat B.. Sruntulan, arogan, suka klakson2 gaje.. Kepengen lempar kupat aja kang

Comments are closed.