Perubahan Regulasi MotoGP 2002 – 2016!

Artikel copas nih bro. Tentang perkembangan regulasi di MotoGP sejak pertama kali diselenggarakan atas nama MotoGP tahun 2002. Kenapa copas, karena artikel ini menjadi ‘arsip pengetahuan’ RA. Semoga tidak keberatan.

Perubahan regulasi MotoGP hingga 2016:

  1. Pada tahun 2002, Kelas 500cc digantikan menjadi MotoGP, kapasitas motor yaitu 990cc
  2. Pada tahun 2005, sebuah peraturan baru untuk MotoGP telah diberlakukan yaitu flag-to-flag. Sebelumnya, jika sebuah balapan dimulai dengan start dalam kondisi sirkuit kering dan hujan turun, pembalap terdepan dapat mengangkat tangan untuk menghentikan lomba, demikian juga dengan para official mengibarkan bendera merah untuk menghentikan balapan. Kemudian balapan dimulai lagi dengan menggunakan ban basah. Sekarang jika hujan turun saat balapan tidak ada lagi bendera merah, para pembalap langsung menuju pit untuk mengganti ban sesuai kebijakan tim.
  3. Pada tahun 2007, Kelas MotoGP diturunkan kapasitas mesinnya, menjadi 800cc.
  4. Pada tahun 2010, Kelas MotoGP diberlakukan pembatasan mesin. Hanya 6 mesin untuk 1 musim.
  5. Pada tahun 2010, Kelas 250cc digantikan oleh Kelas Moto2 dengan basis mesin Honda CBR600RR dan sasis prototipe.
  6. Pada tahun 2012, Kelas MotoGP dinaikkan kapasitas mesinnya, menjadi 1.000cc.
  7. Pada tahun 2012, Kelas MotoGP diberlakukan regulasi CRT (Claiming Rule Team) yang memperbolehkan Tim (Kecuali Tim Pabrikan) memakai mesin motor massal 1.000cc di sasis prototype.
  8. Pada tahun 2012, Kelas 125cc digantikan oleh Kelas Moto3 dengan mesin 250cc
  9. Pada tahun 2014, Kelas CRT di MotoGP diganti menjadi Open Class dan diterapkan sistem kualifikasi
  10. Pada tahun 2016 semua tim MotoGP mulai dari Honda, Yamaha, Ducati dan lainnya menggunakan ECU tunggal buatan Magneti Marelli oleh Dorna. ECU seragam ini diharapkan dapat meningkatkan kompetisi yang lebih kompetitif dan merata untuk semua tim. Juga pergantian ban dari Bridgestone ke Michelin dimulai. 

Credit: sportku

Advertisements

Comments are closed.