Setelah Menhub, Kapolda Jateng Juga Tidak Percaya Pemudik Tewas Karena Macet… Ihhh Kalian Kompak Deh… 

Siapa bilang pemerintah brosis saat ini tidak kompak. Anda salah besar jika itu yang ada di pikiran brosis. Gak percaya? Nih RA sajikan bukti kekompakan pemerintah dalam ‘kasus’ meninggalnya 12 pemudik yang konon kabarnya akibat macet horor di Brebes, Jawa Tengah. Lanjut bacanya ya…

Kemarin, Menteri Perhubungan Ignasius Johan mengatakan bahwa tidak ada ceritanya kemacetan bisa menyebabkan pemudik tewas. Mereka meninggal dunia karena penyakit bawaan. Nih kutipan perkataannya yang RA ambil dari Tempo:

“Kalau ada yang mengutip, ada yang meninggal karena macet, kok saya baru tahu itu seumur hidup saya. Begini, kalau tidak mengidap penyakit sebelumnya, saya kira tidak akan meninggal. Masa iya kemacetan bisa menimbulkan orang meninggal, kan tidak mungkin,” katanya saat menghadiri silaturahim Idul Fitri 1437 Hijriyah di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu 6 Juli 2016.
Nah, ternyata sehari kemudian kekompakan pemerintah terlihat saat Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Condro Kirono juga mengatakan hal senada dengan pak menteri. Nih kutipan pernyataannya dari Elshinta:

“Silakan konfirmasi kepada yang membuat pernyataan seperti itu. Kalau penyebab kematiannya karena kecelakaan, silakan konfirmasi kepada saya. Akan tetapi, kalau penyebab kematian karena kemacetan itu tidak ada,” ujar Kapolda Jawa Tengah Condro Kirono.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupetan Brebes juga menyatakan bahwa kemacetan jalur mudik di Brebes bukan penyebab para pemudik tersebut meninggal dunia. Adapun penyebab kematian tersebut karena pemudik yang meninggal tersebut memiliki penyakit bawaan atau memang kondisi kesahatannya menurun.

Jadi, kematian mereka para pemudik itu bukan karena macet bro, namun karena kesehatannya menurun lho… Cerdas bukan? Seharusnya mereka bilang kematian para pemudik itu karena nyawanya sudah tidak ada!

Advertisements

Comments are closed.