Silly Season Moto2: Siapa Pengganti Lowes, Zarco Dan Rins? 

Calon MotoGP Rookie of the Year 2017, siapa pengganti mereka?

Membahas silly season MotoGP musim ini memang seru, sebab cukup banyak pergerakan pembalap yang berganti tim untuk musim 2017 nanti akibat kontrak yang habis akhir musim. Ternyata, perpindahan pembalap di kelas premier juga berimbas pada kelas Moto2 dan bukan tidak mungkin juga ke Moto3. Tercatat ada tiga pembalap Moto2 yang musim depan akan naik kelas yakni Sam Lowes, Alex Rins dan Johann Zarco. Ketiganya akan bertarung memperebutkan Rookie of The Year 2017 bersama timnya masing-masing. Lalu, pertanyaannya adalah siapa yang akan menggantikan ketiganya di timnya saat ini pada musim depan? Inilah silly season Moto2 2016.

Laman asphaltandrubber mengangkat hal itu berdasarkan artikel dari mottomatters. Cukup menarik memang membahas siapa pengganti tiga pembalap yang kebetulan adalah papan atas semua. Sam Lowes di Federal Oil Gresini, Johann Zarco di Ajo Motorsport dan Alex Rins di Paginas Amarillas Pons Racing. Menurut asphaltandrubber, membahas calon pengganti ketiga pembalap itu bisa dikategorikan dari yang paling mudah hingga yang tersulit. Oke, kita mulai dari yang termudah.

Nama Johann Zarco awalnya diminati Yamaha Tech 3, namun di tengah berjalannya musim tim Suzuki Ecstar sempat memberikan harapan untuk bergabung ketika juara dunia Moto2 musim 2015 itu ditawari menjadi test rider resmi GSX-RR dan ajang balap Endurance Suzuka 8-Hours. Namun, akhirnya (walau belum diumumkan secara resmi) Zarco sangat besar kemungkinan akan berlabuh ke Tech 3. Nah, timnya saat ini di Moto2, Ajo Motorsport boleh jadi tidak akan kebingungan mencari penggantinya. Ajo Motorsport juga punya tim di Moto3, mudah saja bahwa Ajo Moto2 akan mengangkat pembalap Ajo Moto3 yang saat ini diisi oleh Brad Binder.

Terlihat mudah bukan saja karena Binder adalah pembalap Ajo, namun juga prestasi dan performa pembalap Afrika Selatan itu musim ini memang luar biasa. Di klasemen sementara, Binder jauh memimpin dengan 151 poin, unggul 48 poin dari runner up Jorge Navarro. Oleh karenanya, Ajo Motorsport Moto2 tinggal tarik pembalap Red Bull KTM Ajo Moto3 saja untuk menggantikan Zarco. Ini yang termudah. Apalagi Brad Binder sudah 5 musim di Moto3, sudah waktunya mentas. Kelamaan di kelas terbawah gak ada tantangan lagi. 

Berikutnya agak sulit tapi belum yang tersulit adalah mencari pengganti Sam Lowes, pembalap Federal Oil Gresini. Sebenarnya, Gresini juga punya tim di kelas Moto3 yakni Gresini Racing Moto3. So, mirip dengan Ajo pada dasarnya mudah saja bagi Gresini Moto2 untuk menggantikan Sam Lowes. Comot saja pembalap Gresini Moto3 yakni Enea Bastianini.

Namun, ternyata faktanya tidak semudah itu. Performa dan papan klasemen menjadi penghalang terbesar. Saat ini, Bastianini baru mengumpulkan 49 poin jauh banget dari pemuncak yang telah raup 151 poin alias tertinggal 102 poin. Wow… Selisih yang fantastis dan menggambarkan bagaimana performa Bastianini musim ini. Inilah yang menjadi dilema bagi Gresini Moto2 untuk menarik Bastianini. Rekan setim Bastianini di Gresini Moto3 malah lebih parah baru mengumpulkan 47 poin. Pusing dong Gresini Moto2. Apalagi Bastianini memilih untuk bertahan di Moto3 semusim lagi untuk berburu titel juara di musim depan. Kumplit dah…

Nah, mencari pengganti Alex Rins bisa jadi adalah yang tersulit. Kesulitan pertama karena tim ini tidak punya tim di kelas Moto3, jelas akan lebih sulit mencari kader di Moto2. Kedua, sejarah Paginas Amarillas atau lebih dikenal sebagai tim Pons Racing selama ini yang selalu menghasilkan pembalap-pembalap top dari Spanyol. Jelas, pengganti Alex Rins, yang saat ini tengah memimpin klasemen Moto2 bersama Johann Zarco, haruslah memiliki kemampuan minimal setara Rins kalau bisa harus lebih baik. Demi sejarah tim.

Pons Racing punya sejarah bagus di Moto2. Musim 2012 dan 2013 mereka punya Pol Espargaro yang menggantikan sang kakak Aleix Espargaro. Tahun 2013 Pol berhasil juara dunia Moto2. Pol naik kelas, penggantinya adalah Maverick Vinales. Saat ini semua paham seperti apa performa Vinales di kela MotoGP. Skill dan performanya di Moto2 makin meningkat di kelas para raja. Bukti sahihnya adalah betapa ngebetnya Movistar Yamaha, sang juara dunia, menarik Vinales menggantikan juara dunia Jorge Lorenzo. Nah, Alex Rins ini menggantikan Vinales. Skill dan performa Rins sudah hampir menyamai Vinales. Jadi, ketika Vinales naik kelas, penggantinya haruslah punya skill bagus. Pertanyaannya, siapa pembalap Moto3 yang setara atau mendekati skill Alex Rins? Satu lagi, Ia harus spaniard, so who is he?

Ada satu nama Spanyol di Moto3 yang lumayan moncer yakni Jorge Navarro yang saat ini ada di tim Estrella Galicia. Navarro lagi on fire dengan menempati posisi kedua klasemen tertinggal 48 poin dari Binder. Namun, banyak pihak meragukan kemampuan adaptasi Navarro jika naik kelas ke Moto2 saat ini. Selain itu, orang terdekat Navarro percaya bahwa rekannya itu masih butuh setidaknya semusim lagi di Moto3 sebelum matang untuk naik kelas. Beberapa pengamat juga berpendapat bahwa Navarro masih butuh menambah skill dan jam terbang di Moto3. Satu lagi, Navarro adalah pembalap Estrella Galicia Moto3, dan tim ini juga punya tim di Moto2. Ruwet, bukan?

So, jelas kondisi ini bikin pusing Sito Pons selaku pemilik tim Pons Racing. Mencari pembalap Spanyol bagus di Moto3 tidak semudah menunjuk pembalap Spanyol di MotoGP, jumlahnya terbatas. Saat ini, bahkan di Moto3 pembalap papan atasnya justru kebanyakan dari Italia. Nah lho… Akankah Pons Racing akan menarik Romano Fenati atau Nicolo Bulega ke timnya? Nyaris mustahil bro, sponsor Spanyol mereka, Paginas Amarillas mana mau hehehe…

Lalu, siapa dong para pengganti mereka bertiga di kelas Moto2 musim depan? Yakin masih mau dipikirkan? Kalau RA sih mending tunggu saja Moto2 musim 2017 berlangsung tahun depan hehehehe

Advertisements

Comments are closed.