Apakah CBR250RR Butuh Sinetron Anak Jalanan Untuk Selaris & Sepopuler Ninja 250FI?

Honda baru saja memperkenalkan twin silinder barunya CBR250RR dengan seabrek fitur lebih dibanding para kompetitornya. Throttle by wire, suspensi depan upside down hingga riding mode yang kesemuanya hanya dimiliki CBR250RR. Nah, setelah memperkenalkan si kuda besi, tugas selanjutnya dari Honda adalah merebut pasar motorsport seperempat liter dari sang pemimpin Kawasaki Ninja 250FI. Walau tidak punya fitur selengkap CBR250RR, namun sebagai first mover Ninja 250FI sudah punya nama. Bahkan data terkini menunjukkan mereka makin meningkat penjualannya gara-gara Sinetron Anak Jalanan.

Yup, penjualan Kawasaki Ninja 250FI meningkat sekitar 30% pasca menjadi “kendaraan dinas” para bintang muda nan ganteng serta cantik Anak Jalanan. Seperti dikutip dari Okezone

Kami tidak menyangka dengan mendukung sinetron tersebut (Anak Jalanan) angka penjualan Kawasaki Ninja naik sebesar 30 persen. Beberapa model lain seperti KLX 250 dan KSR 110 juga naik.
Imej motor gede ganteng dan kencang sukses ditanamkan Ninja 250FI melalui sinetron yang tengah digandrungi anak muda tersebut. Yamaha R25 harus mencoba cara yang dilakukan Ninja 250FI mengingat penjualan mereka nyaris lebih dari separuh Ninja.

Data AISI Januari hingga Juni menunjukkan penjualan Ninja 250FI bisa mencapai 1600an unit tiap bulan, bandingkan dengan R25 yang “hanya” 700an unit. Apakah CBR250RR dengan seabrek keunggulan dari Ninja 250FI tidak memerlukan “jalan pintas” bernama sinetron guna memimpin pasar? Percaya diri boleh, tapi andaikan kombinasi seabrek fitur plus keunggulan lainnya dipadukan dengan penanaman imej sebagai motor gede nan kencang lewat layar kaca yang berkesinambungan (baca sinetron apapun judulnya) bukannya lebih baik. Sekalian saja kubur imej kompetitor.

Advertisements

2 Comments

Comments are closed.