Nico Rosberg Belum Percaya Kena Penalti 5 Detik!

ktm indonesia

Insiden Rosberg dan Verstappen di lap 29

Antiklimaks dialami Nico Rosberg dalam balapan di negerinya sendiri, GP Jerman 2016. Berjaya hingga kualifikasi yang diganjar pole, Rosberg harus mengakhiri balapan diposisi keempat plus sanksi penalti 5 detik.

Sejak sesi latihan bebas Jumat hingga kualifikasi Sabtu semua berjalan sempurna bagi Rosberg. Pole position melengkapi kesuksesan Rosberg hingga jelang race. Apalagi balapan dilangsungkan di hadapan pendukungnya sendiri di Sirkuit Hockenheimring, Jerman. Tentu saja kemenangan menjadi bidikan setelah selalu diraih sang rival Lewis Hamilton dalam 3 seri terakhir. Namun, race menjadi antiklimaks.

Semua berawal dari buruknya start Rosberg. Selepas lampu merah padam, Rosberg justru kalah start dari Hamilton yang tepat start di belakangnya dan duo Red Bull, Daniel Ricciardo dan Max Verstappen. Posisi keempat di awal lomba dengan Hamilton di depan menjadi sangat berat. Rosberg menyebutnya sebagai kesalahan.

Asa Rosberg sempat muncul saat strategi pit stop mulai dijalankan. Rosberg sempat berada di posisi kedua usai berhasil melewati Max Verstappen. Namun, aksi overtake di lap 29 tersebut ternyata dipandang berbeda oleh race stewards. Stewards menilai aksi Rosberg membuat Verstappen keluar lintasan. Sanksi harus dijatuhkan. Jadilah penalti 5 detik menjadi “hadiah” bagi Rosberg. Rosberg menyebut hukuman tersebut adalah tambahan saat semua sudah salah. Apes…

Alhasil, dengan finish keempat poin Rosberg hanya bertambah 12 sedangkan Hamilton sang juara menambah 25 poin untuk makin terus kokoh di puncak klasemen pembalap. Saat ini Rosberg tertinggal 19 poin dari rekan setimnya itu.

Rosberg menyebut selisih 19 poin tidaklah terlalu mengkhawatirkan. Dirinya hanya masih perlu merenungkan mengapa harus mengakhiri balapan kali ini dengan cara yang begitu terkait hukuman penalti itu.

Seri berikutnya akan dilangsungkan di Belgia 3 pekan mendatang tepatnya 26-28 Agustus. Masih cukup banyak waktu untuk merenungkan nasib sekaligus mempersiapkan diri kembali melawan para rival.

Advertisements