Akhirnya Kepastian Itu Datang Juga, Rio Haryanto Didepak Manor… Sedih Bro!!!

ktm indonesia

Rio Haryanto didepak Manor

Akhirnya kepastian itu datang juga. Sayangnya itu adalah sebuah kepastian yang mengecewakan. Kepastian yang membuat sebagian rakyat negeri ini kecewa, walau RA yakin ada juga yang tertawa sinis bahagia mendengarnya. Biasalah, Indonesia… Ini adalah soal kepastian masa depan anak bangsa bernama Rio Haryanto. Pertama dan satu-satunya putra bangsa yang berhasil menembus ketatnya dunia balap Formula One. Sebuah kepastian bahwa karir balap F1 Rio telah berakhir di GP Jerman kemarin.

Dengan berat hati akhirnya karir Rio di F1 musim ini berakhir hingga pertengahan musim saja. Manor Racing sebagai tim yang menaunginya tidak lagi memperpanjang kontrak yang sebenarnya masih hingga akhir musim. Manor sudah kehabisan kesabaran dengan manajemen Rio yang tidak segera melunasi sisa pembayaran sebesar 7 juta dollar sebagai bagian dari kontrak hingga akhir musim.

GP Jerman di sirkuit Hockenheimring dengan finish ke-20 menjadi aksi terakhir Rio di F1 musim ini. Posisinya di Manor Racing akan digantikan pembalap muda asal Prancis berusia 19 tahun Esteban Ocon untuk paruh musim kedua. Yup, bukan Alexander Rossi atau Jordan King yang menjadi pengganti Rio, namun Manor lebih memilih pembalap yang sedang berlaga di Deutsche Tourenwagen Masters (DTM) bersama Mercedes. Ocon juga menjadi pembalap cadangan tim F1 Renault.

“Manor Racing telah mengontrak Esteban Ocon untuk membalap bersama Pascal Wehrlein di sisa sembilan seri F1 2016. Dia akan melakoni debut di F1 pada GP Belgia, 28 Agustus mendatang,” demikian pernyataan resmi Manor lewat situs resmi tim.

“Kami sangat senang menyambut Esteban Ocon ke dalam tim Manor Racing hingga akhir musim. Dia jelas salah satu pembalap masa depan F1, bersinar dalam perannya sebagai pembalap cadangan Renault, begitu juga tampil di ajang DTM bersama Mercedes musim ini,” ujar direktur balap Manor, Dave Ryan.

Sebenarnya pihak Rio agak yakin bisa mendapatkan dana tambahan untuk melunasi tunggakan 7 juta dollar sebelum GP Belgia, namun pihak Manor nampaknya sudah tidak sabar menunggu kepastian dan tidak mau mengambil resiko terlalu besar dengan menunggu. Akhirnya Ocon dikontrak (entah apakah sebagai pay driver seperti Rio atau beda) dan diharapkan bisa segera adaptasi dengan MRT05.

Berakhir sudah bulan madu bangsa ini dengan F1. Berakhir sudah karir Rio di F1 musim ini. Kita tidak bisa menyalahkan Manor yang mendepak Rio, sebab kontrak is kontrak yang berarti harus disepakati. Yang disesalkan adalah mengapa hanya Pertamina sebagai perusahaan besar negeri ini yang membantu pendanaan Rio. Kemana peran BUMN lain seperti bank-bank plat merah atau perusahaan lainnya. Padahal dengan investasi 7 juta dollar, nama mereka bisa terkenal hingga seluruh dunia. F1 sudah menjadi produk global. Mengapa negeri ini masih lebih suka membiayai pendirian parpol-parpol baru dengan budget triliunan rupiah dengan hasil makin kisruhnya negeri ini dibanding membiayai seseorang yang jelas-jelas mengharumkan negerinya. En do ne sah…

Semoga berakhirnya aksi Rio di belakang kokpit jet darat ini hanya di musim ini saja, semoga musim-musim berikutnya masih ada kesempatan bagi talenta seperti Rio untuk kembali duduk di belakang kokpit mobil balap F1 bersama tim lain. Amin… Go Rio!!!

Contact me on:
Whatsapp: +62 877 1 2727 000
Email: karis.nsz@gmail.com
Instagram: @karismapr
Twitter: @karismapr

Advertisements

1 Comment

Comments are closed.