Finish Buruk Di Brno, Jorge Lorenzo Pembalap Lemot?

Jorge Lorenzo lamban memahami karakter Michelin

Lorenzo pembalap lemot? Bagi brosis yang mengaku fans x-fuera gak usah ngamuk-ngamuk dulu jika pembalap idolanya dikatain begitu. Faktanya, Lorenzo adalah juara dunia MotoGP 2015, juara dunia koq lemot ya mustahil lah. Tapi, coba kita simak pengakuan Lorenzo sendiri dan sang manajer soal tudingan lemot. Benar tidak kalau Lorenzo itu lemot?

Race MotoGP Brno akhir pekan lalu sang juara dunia bertahan hanya mampu finish ke-17 alias posisi ketiga dari belakang alias lagi di luar zona poin. Sebuah hasil paling buruk yang diraih Lorenzo dari wet race yang dilakoni sepanjang musim ini. Dua balapan basah sebelumnya yakni di Assen Belanda Ia hanya finish ke-10 dan di Sachsenring, Jerman ke-15. Ada apa dengan balapan basah, Lorenzo? Mengapa nampak sekali kalau dirimu lemot di balapan “spesial” tersebut? Berikut jawabannya…

Selepas GP Brno, Lorenzo mengaku belum benar-benar memahami batas maksimal ban tipe basah Michellin sehingga ia kerap kesulitan membalap di bawah guyuran hujan. Hal itu diamini oleh sang manajer Wilco Zeelenberg.

Hmm… Lorenzo nampaknya tidak bisa segera beradaptasi dengan karkater ban basah bagian depan Michelin. Lorenzo menyebut ban depan Michelin sangat lunak, namun tidak cepat aus. Hal itulah yang sering kali membuatnya “tertipu”. Dirinya merasa kondisi ban depan sudah sangat parah, namun nyatanya masih bisa digunakan untuk beberapa lap lagi. Beda dengan Bridgestone yang sifatnya keras namun cepat aus. Batas inilah yang masih belum benar-benar dipahami Lorenzo.

“Ban depan ini terlihat sangat lunak, tapi sebenarnya tidak cepat aus,” kata Lorenzo seperti dikutip dari Crash

“Sementara ban Bridgestone lebih keras tapi lebih cepat aus, sangat lebih cepat. Jadi, karena konstruksi dan kelunakan ban ini, Anda selalu memiliki perasaan bahwa bannya sangat lunak dan berada pada batasnya.”

Ban depan Lorenzo di Brno

Padahal pembalap lainnya terlihat sudah bisa memahami karakter Michelin khusus ban basah bagian depan. Sayang, Lorenzo masih rada lemot untuk urusan satu ini. Bahkan, Wilco Zeelenberg turut mengamini pernyataan Lorenzo.
Zeelenberg menyebut bahwa Lorenzo masih mengalami kesulitan memahami karakteristik ban basah Michelin, terutama bagian depan. Wilco menjelaskan bahwa ban depan Michelin ini memang seolah-olah telah aus saat digunakan, namun nyatanya ban tidak habis dan masih memiliki daya cengkram ke aspal yang cukup baik. Batas inilah yang belum dipahami oleh Lorenzo.

“Ini sangat sukar dijelaskan, bahkan untuk Lorenzo sekalipun,” ungkap Wilco.

Jadi, apakah Lorenzo pembalap lemot? Silahkan brosis jawab sendiri… 

Credit: cnnindonesia

Contact me on:
Whatsapp +628 77 1 2727 000
Email karis.nsz@gmail.com
Twitter @karismapr
Instagram @karismapr

Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Pasca Tes MotoGP Brno 2016, Lorenzo Nyaman Dengan Yang Ada, Rossi Gak Sabar Untuk Yang Baru | rideralam.com

Comments are closed.