Ternyata Trio Podium Silverstone Pakai Ban Tipe Sama, Beda Dengan Marquez dan Lorenzo!

Apa persamaan tiga pembalap pengisi podium MotoGP Inggris akhir pekan kemarin? Sama-sama naik motor #plak. Sama-sama laki-laki #deziig. Sama-sama ganteng cyiinnn #maksudlo? Sudah-sudah, mulai serius ya… Jadi gini, baik Maverick Vinales sang juara atau Cal Crutchlow si pole sitter yang finish kedua dan peraih milestone race ke-250 MotoGP, Valentino Rossi sama-sama pakai ban. Hadeuuhh… XixixiSorry… Sorry, maksudnya adalah ketiganya sama-sama pakai ban tipe yang sama untuk motor masing-masing. Dan pilihan tipe ban ketiganya adalah pilihan minoritas dibanding pembalap-pembalap lain.

Dari daftar pemakaian ban di race Silverstone kemarin, nyaris seluruh pembalap menggunakan ban depan-belakang type soft. Bahkan, 15 pembalap dari 21 pembalap yang start menggunakan ban depan soft. Termasuk ke dalam nama-nama itu ada Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. Lalu, ban tipe apa yang dipilih trio podium?

Vinales, Cal dan Rossi sama-sama menggunakan ban depan type hard dan ban belakang medium!

Hasilnya, bisa brosis lihat sendiri saat race. Vinales yang melakukan start sempurna saat restart langsung ngacir tak terkejar hingga garis finish. Vinales melaju sangat sempurna dengan kecepatan konsisten hingga bisa finish dengan gap 3 detik lebih dari posisi kedua. Lalu, Rossi dan Cal mendapat keuntungan dari ban type keras saat akhir-akhir balapan. Ketika keduanya berduel dengan Marquez, baik Cal maupun Rossi berhasil konsisten mempertahankan laju motornya. Marquez? Kehilangan grip ban hingga melebar. Bahkan, Marquez sendiri mengakui salah memilih ban depan.

Bagaimana dengan Lorenzo? Finish kedelapan sudah bisa menjawab seperti apa susahnya Lorenzo merengsek ke depan. Gara-gara ban? Boleh jadi begitu walaupun Ia mengaku salah setting motor. Namun, tetap saja faktor ban sangat berpengaruh jelang akhir lomba. Nasib lebih buruk dialami Andrea Iannone. Iannone juga memilih ban depan-belakang soft dan akhirnya ndlosor di lap 14 akibat kehilangan kontrol bagian depan motornya. Menariknya, ternyata sebelum memutuskan pakai ban depan soft, baik Marquez maupun Lorenzo sempat memilih ban depan hard namun dicoret dan digantinya dengan ban soft.

MotoGP musim ini memang seperti menjadi ajang perjudian pemilihan jenis atau type ban. Tidak jarang, hasil akhir sebuah balapan ditentukan oleh tipe ban yang dipilih. Brno akhir pekan lalu menjadi saksi bagaimana susah payahnya Iannone mempertahankan laju motornya di akhir-akhir lap setelah di sebagian besar lap-lap awal selalu memimpin. Selidik punya selidik ternyata ban depan type soft khusus hujan di Desmo GP16-nya hancur pasca lomba.

Memang, ban bukanlah satu-satunya penentu sebuah hasil akhir balapan. Namun, para pembalap MotoGP pada akhirnya sering mengeluhkan soal performa ban yang kurang baik sehingga mereka mengaku tidak bisa optimal menggeber motor. Race di Silverstone kemarin bisa dijadikan contoh bagaimana seorang Marc Marquez mengaku salah memikih ban sehingga saat balapan nyaris gagal finish.

Contact me on:
Whatsapp +628 77 1 2727 000
Email karis.nsz@gmail.com
LinkedIn Karisma Perdana
Facebook Karis Mauyy

Advertisements