Michele Pirro: Setia Sebagai Test Rider, Siap Kapanpun Jadi Pembalap Pengganti!

Di artikel sebelumnya, RA sempat mengulas tiga pembalap “debutan” di MotoGP San Marino 2016 yang berstatus pembalap pengganti. Mereka adalah Alex Lowes (Yamaha Tech 3), Michele Pirro (Ducati Corse) dan Javier Fores (Avintia Ducati). Alex Lowes sudah merasakan ketatnya seri Silverstone akhir pekan lalu sedangkan Javier Fores benar-benar baru debut di kelas MotoGP. Dan, diantara ketiganya yang paling berpengalaman adalah Michele Pirro. Race San Marino beberapa jam lalu membuktikan bahwa Ducati memang tidak salah memilih Pirro sebagai pengganti Iannone.

Konsisten sejak latihan bebas hingga berada di second row hasil dari kualifikasi kedua, tepatnya posisi kelima, Pirro akhirnya membayar kepercayaan Ducati dengan finish ketujuh tepat di belakang Andrea Dovizioso. Pirro masih lebih baik dari pembalap Ducati lainnya. Finish ketujuh mengulang capaian terbaik Pirro sebagai pembalap pengganti di tahun 2013 kala menggantikan Ben Spies yang cedera di GP Italia. Sedangkan saat menjadi pembalap reguler MotoGP tahun 2012, posisi kelima menjadi capaian terbaik kala melakoni GP Valencia bersama Gresini.

Michele Pirro melakoni debut kelas MotoGP tahun 2012 bersama tim Gresini yang kala itu menggunakan motor FTR Honda. Pada musim tersebut Pirro mengakhiri di posisi ke-15 dengan 43 poin. Capaian terbaiknya adalah finish kelima di Valencia.

Kemudian sejak 2013 Pirro akhirnya bergabung dengan Ducati, namun bukan sebagai pembalap reguler melainkan test rider. Sebuah posisi yang dilakoninya hingga saat ini. Posisi yang membuatnya tidak bisa tampil reguler namun baru bisa tampil jika ada pembalap utama Ducati yang cedera atau berhalangan. Seperti yang dilakoninya kala menggantikan posisi Ben Spies yang cedera di musim 2013. Sempat membalap sebanyak 10 seri di musim itu dengan capaian terbaik finish ke-7 di GP Italia. Di klasemen akhir Pirro berada di posisi 13 dengan 56 poin.

Musim 2014, Pirro lagi-lagi turun ke lintasan menggantikan pembalap cedera. Kali ini Pirro menggantikan Cal Crutchlow. Jumlah penampilan di musim ini berkurang dibanding musim sebelumnya. Kali ini Pirro hanya membalap sebanyak 6 seri dengan finish ke-9 menjadi yang terbaik kala di Valencia. Di klasemen akhir Pirro berada di posisi 19 dengan 18 poin.

Tahun lalu, Pirro hanya turun di 3 seri yakni Italia, San Marino dan Valencia. GP Italia dan San Marino dilakoni Pirro sebagai pembalap wild card. Finish kedelapan di Italia menjadi raihan terbaiknya. Di San Marino Pirro gagal finish dan di Valencia finish ke-12. Jumlah poinnya di akhir musim adalah 12 di posisi 21.

Musim ini Pirro kembali melakoni kerjaannya sebagai pembalap penguji Ducati sekaligus pembalap pengganti. Hingga seri ke-13 di San Marino, Pirro telah turun berlaga sebanyak 7 kali. Finish ke-7 di San Marino menjadi yang terbaik. Di klasemen, posisi Pirro ada di nomor 19 dengan 23 poin. Awal musim Pirro mendapat berkah dari cedera Danilo Petrucci di Qatar. Seri Argentina, Austin dan Jerez menjadi debutnya musim ini. Kemudian di GP Italia ia kembali turun namun sebagai pembalap wild card. Seri Catalan Pirro kembali berlaga kali ini sebagai pembalap pengganti Loris Baz dan di San Marino tadi Pirro menggantikan posisi Andrea Iannone.

Ya, walau takdir menyatakan Michele Pirro hanya sebagai test rider, namun nampaknya Ia benar-benar menikmatinya. Selama ini tidak ada rumor tentang kepindahannya ke tim lain walaupun mendapat posisi pembalap reguler. Ia sangat enjoy membangun Ducati dengan “bonus” sesekali berlaga bersaing dengan pembalap top dunia kala pembalap lain cedera. Namun, walau hanya pembalap pengganti tapi jangan remehkan skill Pirro. Race San Marino 2016 menjadi bukti sahih skill dan pengalamannya. Finish ketujuh seolah-olah menunjukkan bahwa dirinya lebih dari layak untuk menjadi pembalap reguler.

Di antara 3 pembalap pengganti yang turun di San Marino, hanya Pirro yang menyentuh garis finish. Alex Lowes dan Javier Fores gagal finish. Selamat, Pirro!

Advertisements