San Marino Tunjukkan Kelemahan Ducati! 

ktm indonesia

MotoGP Misano kemarin sejatinya menjadi home race bagi Ducati. Namun, di lintasan motor-motor Ducati terlihat tak berdaya melawan Honda dan Yamaha, bahkan dengan Suzuki mereka juga masih kalah. Ada apa dengan Ducati yang terlihat sangat superior di Austria.

Tim utama Ducati menurunkan Andrea Dovizioso dan pengganti Andrea Iannone pada sosok Michele Pirro. Hasilnya, Dovi dan Pirro finish berurutan di posisi 6 dan 7. Hasil yang tidak terlalu buruk sebenarnya, namun jika mendengar komentar Dovi pasca race rasanya memang ada PR besar yang harus diselesaikan Ducati.

“Kami memang cepat tetapi ketika balapan ketat, semua kelemahan kami terlihat. Motor yang kami kendarai tak pantas untuk melahap tikungan. kami juga beberapa kali kehilangan daya cengkram. Ini adalah kenyataanya,” ujar Dovi.

Pernyataan senada juga diutarakan pembalap Aspar Ducati Eugene Laverty.

“Saya memiliki start yang bagus dan dalam beberapa balapan awal saya bisa memaksimalkan kecepatan. Saya mampu menyentuh kecepatan maksimal. Namun sayang itu saja tak cukup. Ketika saya berada di belakang Redding, saya sadar bahwa motor ini memiliki masalah. Kami sangat bermasalah di tikungan. Saya kehilangan banyak waktu ketika berada di tikungan lambat”.

Ducati memang punya masalah serius nampaknya untuk trek-trek dengan banyak tikungan. Misano punya total 16 tikungan dengan rincian 6 ke kiri dan sisanya ke kanan. Tikungan yang dimiliki Misano juga sangat teknikal. Apalagi panjang trek lurus terpanjang hanya 500-an meter saja. Ditambah cengkraman ban belakang yang minim, komplit sudah “penderitaan” Ducati di rumah sendiri.

Semoga Ducati bisa segera menemukan solusinya. Atau jangan-jangan penggunaan cover velg yang diujicoba Pirro saat FP2 kemarin merupakan upaya Ducati mengatasi masalah tersebut ya…

Advertisements