Carlo Pernat: Jorge Lorenzo Penjahat MotoGP

semakin-merdeka-dari-angsuran-mahal

lorenzo-vs-rossi-san-marino-2016

Brosis, nampaknya ulah Jorge Lorenzo yang memprotes manuver rekan setimnya, Valentino Rossi terhadap dirinya di San Marino akhir pekan lalu menuai komentar dari beberapa pihak. Salah satu yang berkomentar cukup keras adalah pengamat MotoGP Carlo Pernat. Pernat bahkan menyebut Lorenzo sebagai “penjahat MotoGP. Wuik…sadiiisss…

Usai race San Marino Minggu (11/9) kemarin Lorenzo “menyerang” Rossi dengan menyebut aksi overtakingnya terhadap dirinya terlalu agresif dan bisa membuatnya terjatuh. Tuduhan yang dilontarkan saat press conference pasca balap dibantah oleh Rossi dan menyebut hal itu adalah wajar. Sempat terjadi adu mulut antara keduanya sampai-sampai sang juara Dani Pedrosa terlihat kikuk di tengah-tengah keduanya.

Dalam tayangan ulang di lap kedua tikungan 14 terlihat Valentino Rossi masuk dari sisi dalam Lorenzo, namun Lorenzo yang nampaknya keluar dari racing line dan hendak kembali ke jalurnya kaget ketika sudah ada Rossi di sisi tersebut. Lorenzo nampak segera membanting stir ke kiri untuk menghindari tabrakan. Hal inilah yang membuat Lorenzo sebal. Namun, ternyata tidak hanya Marc Marquez yang membela Rossi, Carlo Pernat juga menyerang Lorenzo dengan menyebutnya penjahat MotoGP.

Pernat menyebut bahwa Lorenzo kerap mengkritik pembalap lain terkait gaya balapnya seperti mendiang Marco Simonceli dan Andrea Iannone.Kedua pembalap itu disebut Pernat sebagai korban kejahatan peraih tiga gelar juara MotoGP itu.

“Lorenzo tampak membosankan dengan kontroversi bebas ini, ia seperti seorang residivis. Faktanya ia sudah melakukan hal yang sama terhadap Marco Simoncelli, kemudian Andrea Iannone, dan sekarang Rossi,” ujar Pernat menukil dari GPOne, Selasa (13/9) seperti dikutip dari Okezone, Rabu (14/9).

“Akan lebih baik ia (Lorenzo) menunjukkan karakternya sebagai pembalap sebenarnya, dalam hal kejahatan olahraga, kita semua tahu siapa dia,” pungkasnya

Wow… memang ada benarnya juga sih pendapat Pernat, sebab seorang pembalap sudah seharusnya lebih memikirkan performanya di lintasan dibanding memikirkan pembalap lain. Apalagi jika melihat tayangan ulang “insiden” tersebut terlihat bahwa racing line Rossi sudah benar, Lorenzo justru yang sedikit melebar dan keluar racing line. Ia tidak siap dengan “kenyataan” bahwa ada pembalap lain yang mengambil alih posisinya sehingga kaget dan menganggap sang rival agresif.

Nih videonya, bro…

Lorenzo penjahat MotoGP? Semoga saja tidak!

Advertisements

1 Comment

1 Trackback / Pingback

  1. Legenda MotoGP Ini Sebut Valentino Rossi Memang Pembalap Agresif… | rideralam.com

Comments are closed.