Sport Suzuki Akan Hadir (Lagi), Harus Mencolok!

Di dekade 90-an sport Suzuki begitu digdaya menguasai pasar. Bahkan, hingga saat ini penikmat otomotif khususnya motor-motor sport bikinan pabrikan berlogo S itu masih sering disebut-sebut. Sebut saja FXR 150 yang begitu melegenda dengan performa dan fitur yang melewati jamannya kala itu. Pabrikan lain seperti Honda dan Yamaha kudu kerja keras mengejar Suzuki. Namun, itu dulu ketika negara api belum menyerang, ketika Suzuki masih punya niat untuk jualan motor. Saat ini, itu hanya tinggal cerita, mirip dengan mata pelajaran sejarah di sekolah, hanya ada ceritanya saja. Di tahun 2016 ini ada indikasi Suzuki berniat untuk kembali “bermain” di ranah sport. Berhasilkah?

Suzuki GSX-R150 yang nampaknya akan menjadi peluru anyar Suzuki di segmen sport. Penampakan si kuda besi sudah banyak berseliweran hasil jepretan yang katanya spyshoot. Wujudnya masih dikamuflase dengan sticker khas motor test ride anyar. Namun, oleh orang yang kreatif dieditlah dengan memasangkan livery Suzuki Ecstar MotoGP di badan si GSX-R150. Hasilnya? Lumayan, tidak jelek tapi juga tidak istimewa. Cukuplah untuk membuat si pemilik nantinya tidak malu membawanya ke jalanan. Tapi, itu baru dari sisi grafis. Bagaimana dengan fotur dan performa?

Performa belum bisa dipastikan, walaupun ada klaim bisa digeber sampai 190 km/jam (entah ini ditarik pakai Shinkanzen atau gimana). Yang harus Suzuki lakukan dengan sport anyarnya ini adalah memberinya value yang lebih dibanding kompetitor yang sudah wara-wiri beberapa tahun terakhir. Maksudnya, sebagai produk yang lahir belakangan, otomatis belum memiliki pasar, belum punya basis massa pecintanya, maka pertama keluar harus meninggalkan kesan WOW… not YAH…!!!

Urusan performa RA percaya Suzuki tidak akan membiarkan GSX-R150 dibully kompetitor di jalanan. Berkaca pada New Satria FU yang punya power jauh di atas Sonic, rasa-rasanya strategi itu kembali akan dilakukan di sport 150. Ingat, ini adalah segmen yang di Indonesia masih menjadi penentu tingkat kegantengan dan kekerenan si pemilik. Jadi, power saja tidak cukup, perlu fitur yang komplit dan tidak dimiliki rival. Apalagi, tidak lama lagi para rival siap berbenah dengan next versionnya.

Minimal suspensi upside down lah yang di depan. Belakang bisa pakai link. Lalu, kaki-kaki harus gambot, swing arm banana bisa dimasukkan opsi wajib. Atau kalau memang mau lebih mentereng kenapa tidak diselipkan fitur gas tanpa kabel alias ride by wire. Pionir di kelas 150 nih kalau ride by wire dipasang. Fitur mubadzir untuk kelas 150 cc, memang di kelas 250 cc gak mubadzir juga tho #eh. Waduh, harga bisa melambung tuh?! Nah, itulah yang menjadi PR Suzuki.

Bagaimana caranya membuat motor value tertinggi, harga minimal sama dengan rival. Sebab, Suzuki anak bawang lho di segmen sport saat ini. Dia harus tampil mencolok saat muncul nanti agar orang mau melirik dan meminangnya. Kalau yang ditawarkan standar-standar saja seperti yang ada di rival, ya salam… Berat. Istilah kasarnya, jual rugi dulu di awal-awal kemunculan.

Contact me on:
Whatsapp +6287712727000
Email karis.nsz@gmail.com
FB Fanspage @rideralam

Advertisements

4 Comments

Comments are closed.