Pengalaman Pertama Transaksi Via Bukalapak, Kekhawatiran Sirna!

ktm indonesia


Transaksi online sudah lumayan sering RA lakukan, biasanya via website si penjual atau via facebook dan sebagainya. Namun, transaksi jual beli melalui penyedia jasa jual beli online seperti bukalapak, tokopedia hingga lazada belum pernah RA alami. Nah, sebuah kejadian apes minggu lalu “memaksa” RA melakukannya. Berikut ceritanya… Semoga tidak boring.

Semua berawal dari kesenggolnya spion Mitsubishi Mirage yang RA bawa bersama istri saat kulakan ke Jember. Akibat insiden itu, kaca spion si Mirage mencolot alias copot dan terjatuh. Apesnya lagi, saat putar balik untuk mengambilnya si kaca sudah raib entah kemana. Beruntungnya, yang copot hanya kaca spion, tidak ikutan dengan covernya. Bisa berabe harganya dong… Namun, walaupun hanya kaca spion, rada jiper juga masalahnya nih Mirage mobil pinjaman hiks hiks. Alhasil, selama perjalanan pulang dari Jember ke Situbondo drivingnya pelan-pelan saja. Gak enak rasanya nyetir tanpa kaca spion lengkap.

Sesampainya di Situbondo sudah maghrib, mana ada toko aksesoris mobil yang buka. Ya wis, dipending dulu pencariannya. Keesokan harinya langsung muter keliling kota nyambangi bengkel dan toko aksesoris mobil. Sebenarnya bisa ditebak, jawaban mereka sama semua, geleng-geleng kepala hingga bilang tidak punya barangnya saat RA tunjukkan foto spion Mirage. Gawat, mau cari dimana lagi. Seorang teman menyarankan untuk mencarinya di Jember di sebuah pasar loak ternama. Sayang, RA lagi males balik ke kota itu sementara waktu. Akhirnya, istri menyarankan untuk cek barang via toko jual beli online. Bener juga nih sarannya…

Kebetulan, di hp sudah terinstal dua aplikasi jual beli online yakni Tokopedia dan Bukalapak. Tokopedia yang pertama RA buka, mudah saja tinggal ketik saja nama barang yang dicari di kolom search. Kaca spion Mirage, itu keyword (atau key sentences ya hehehhe) yang RA ketik. Dan muncullah sebuah lapak yang menjualnya. Sayang, saat dihubungi mereka bilang stok lagi kosong. Padahal ada tulisan tersedia. Heemm

Beralih ke Bukalapak. Dengan proses yang sama akhirnya menemukan satu lagi lapak penjual kaca spion Mirage. Nama lapaknya NGaudio&aksesoris. Klik gambar, Beli. Singkat cerita akhirnya transaksi terjadi. Namun, sebelum itu terjadi, jujur RA agak khawatir sebab belum punya pengalaman transaksi model beginian.

Di sini RA bingung, nanti kalau sudah transfer bagaimana ngabari ke pihak bukalapak atau lapak si penjual. Kalau transaksi via wa atau bbm kan tinggal foto struk transaksi atau screenshot lalu kirim. Lha ini, mau dikirim via apa dan kemana. Saat tengah bimbang antara transfer atau tidak, ternyata pihak Bukalapak menghubungi nomor RA (saat mendaftar sebagai member kita diminta identitas diri, salah satunya nope). Lagi-lagi, karena tidak ada jalan lain, bismillah transfer ke nomor rekening Bukalapak. Oh iya, satu hal penting jumlah nominal uang yang kita transfer akan ditambah sejumlah rupiah 3 digit sebagai kode unik transfer kita. Sebaiknya ikuti saja sebab jumlahnya hanya ratusan rupiah koq. Sudah, trus ngapain? La dalah, saat sudah pasrah ternyata ada kiriman email dari Bukalapak yang mengabarkan bahwa transfer sudah dilakukan. Pakai kata “hore” lho judul emailnya hahahaha… Di menu TRANSAKSI aplikasi Bukalapak juga ikon Rp sudah aktif yang berarti pembayaran sudah dilakukan. Masih ada 3 ikon lagi yang belum aktif yakni pengiriman, penerimaan barang dan selesai.

Nampaknya Bukalapak sangat mengerti kekuatiran customer seperti RA ini. Sehingga mereka dengan rutin mengirim email perihal tahap apa saja yang sudah terjadi dengan barang pesanan RA. Setelah mengirim email transfer sekitar pukul 14.00, sejam kemudian mereka kirim email lagi yang berisi pemberitahuan tentang pesanan kita yang sedang diproses. Pakai “hore” lagi…
Keesokan harinya, bukalapak kembali kirim email pemberitahuan bahwa pesanan kita sudah dikirim dan sedang otw ke alamat pemesan. Pakai “hore” lagi lho… Semangat banget mereka ya.

Dan akhirnya, 4 hari setelah email pengiriman, kaca spion pesanan RA sampai di tangan. Jadi, total sejak transaksi BELI diklik tanggal 4 Oktober dan barang diterima tanggal 9 Oktober, berarti ada sekitar 5 hari proses yang terjadi. Tidak cepat namun tidak lamban juga, standar lah menurut RA. Memang, andaikan bisa lebih cepat lagi akan lebih baik. Dan, packing dari NGaudio&aksesoris untuk kaca spion pesanan RA sangat bertanggung jawab. Berlapis dan diberi pengaman berupa steroform sebelum dibungkus plastik. Dan barang sampai dengan mulus tanpa cacat sedikitpun.

Dan, lagi-lagi Bukalapak kirim email pemberitahuan bahwa barang pesanan sudah sampai di tujuan. Maksudnya agar RA melakukan konfirmasi di aplikasi Bukalapak bahwa barang sudah sampai dan dalam kondisi baik. Nah, kali ini gak pakai “hore” nih… Oke, konfirmasi RA lakukan sekaligus memberikan feedback buat si lapak. Feedback positif tentunya, hitung-hitung membantu pembeli lain menemukan lapak recommended lah.

Jadi, intinya transaksi online melalui Bukalapak (untuk transaksi yang RA lakukan) cukup recommended untuk dilakukan. Bukalapak menjadi pihak ketiga antara kita sebagai pembeli dan lapak si penjual. Keuntungannya, kita nyaris tidak akan tertipu dengan aksi lapak abal-abal. Sebab, selain verifikasi lapak penjual sudah dilakukan pihak Bukalapak sebelumnya, juga dana yang kita transfer tidak langsung ke penjual. Bukalapak memfasilitasinya dengan rekening bersama. Prosesnya, uang yang kita transfer tidak akan diberikan langsung ke pihak penjual sebelum Bukalapak memastikan barang sampai di tangan pembeli hingga si pembeli melakukan konfirmasi penerimaan barang. Dijamin aman… Kecuali pihak Bukalapaknya yang “bermain”, namun hal ini sangat kecil kemungkinan terjadi, nama besar dan reputasi sebagai media jual beli online mereka pertaruhkan.

Sekali lagi, ini adalah pengalaman pertama RA transaksi melalui media jual beli online, kebetulan Bukalapak yang terpilih karena ketersediaan barang dan aplikasi di hp RA. Tidak ada iklan di sini, semua cerita di ataa full pengalaman pribadi tanpa embel-embel endorse dan semacamnya (kali aja si Bukalapak membaca artikel ini dan mengendorse RA ya hehehhee…). Sekian…

Contact me on:
Whatsapp +6287712727000
Email karis.nsz@gmail.com
FB Fanspage @rideralam

Advertisements

4 Comments

Comments are closed.