Honda BeAT Street, Pelit Tapi Cerdas! [Opini]

semakin-merdeka-dari-angsuran-mahalhonda-beat-street-esp

Honda (baca AHM) baru saja merilis varian matik “modifan” bernama BeAT Street. Modifan karena memang BeAT Street ini sekilas hanya mengganti bagian stang BeAT reguler dengan model trondol. Bagi RA ini seperti sedikit “memaksakan kehendak” biar varian BeAT makin beragam dan Honda punya line up matik trail (anggap saja begitu). Padahal beberapa waktu silam, Honda sempat memamerkan sebuah matik bergenre petualangan bernama Honda Remix Concept. Mengapa bukan itu yang dihadirkan?

honda-remix

Honda Remix saat berpose di IMOS 2014 lalu

Honda Remix sempat muncul di IMOS 2014 lalu. Kala itu, kompetitor sudah punya matik berkonsep trail bernama X-Ride. Nah, Remix kala itu digadang-gadang akan menjadi next product AHM untuk “menemani” X-Ride. Sayang, hingga 2016 ini si Remix tidak juga diwujudkan berupa produk massal. Justru, AHM memilih untuk “memaksakan” BeAT yang notabene sebagai matik terlaris untuk menjadi matik berkonsep trail atau petualangan. Entah, apakah ini hanya perasaan RA saja atau apalah-apalah, koq kesannya AHM memanfaatkan nama besar BeAT. Trus salah? ya tentu saja tidak salah, sah-sah saja. Hanya opini lho…

Yang menarik justru alasan AHM lebih memilih BeAT Street dibanding meriis Remix. Pernyataan yang RA kutip dari Pertamax7 sebagai berikut:

“Soal penentuan desain, kita berlandaskan pada hasil survey, mana model yang lebih cocok untuk konsumen,”

“Kita tidak bisa hanya lihat dari sisi desain. Tapi perlu juga memperhatikan harga jual. Misal ada yang suka dengan Honda Zoomer, tapi ternyata harganya mahal, kan konsumen bakal berpikir ulang untuk membelinya,”

Poin pertama yang bikin mengernyitkan dahi adalah kalimat pertama. “Soal penentuan desain, kita berlandaskan pada hasil survey, mana model yang lebih cocok untuk konsumen,”. Ini berarti model yang cocok untuk konsumen adalah model BeAT Street dibanding Remix. Siapa yang disurvey? Apakah surveynya menyertakan penampakan si Remix atau tidak? Kalau RA pribadi, walaupun tidak membeli (yang disurvey juga belum tentu membeli) jelas akan pilih desain Remix-lah dibanding BeAT Street. Brosis gimana? Jika tidak disertakan gambar Remix saat survey jadi masuk akal juga jika akhirnya memilih BeAT Street. Lha wong tidak ada pembanding.

Poin kedua, perhatikan kalimat berikut, “Kita tidak bisa hanya lihat dari sisi desain. Tapi perlu juga memperhatikan harga jual. Misal ada yang suka dengan Honda Zoomer, tapi ternyata harganya mahal, kan konsumen bakal berpikir ulang untuk membelinya,”. Memang AHM gak bisa ya bikin Zoomer jadi murah? Bisa dong, tapi downgrade, apa mau? Waduh, konsumen di sini sudah biasa lah menerima produk downgrade CBU dan sejenisnya, jadi buat apa ditakutkan? Toh, walaupun didowngrade kan tidak akan sampai protol tiba-tiba pas dipakai di jalan. Selama tidak separah itu, cincay lah…

honda-zoomer-x

Honda Zoomer

Jangan-jangan AHM gak mau rugi mengeluarkan dana R&D untuk menciptakan produk baru. Bukan rahasia lagi kalau biaya riset awal biasanya cukup besar. Apalagi kalau ternyata setelah riset, produk dilempar ke asar trus gak laku, apa tak anchor pessena telor! Jadi, jalan teraman ya nebeng ke produk yang sudah ada, kebetulan yang dijadikan tebengan lagi di atas posisinya. Murah, mudah dan cepat. Pelit sekaligus cerdas sih hahaha

Tapi tenang saja, BeAT Street ini juga “terancam” laku keras koq. Selama masih ada nama Honda di depannya, jaminan laku deh!

Contact me on:
Whatsapp +6287712727000
Email karis.nsz@gmail.com
FB Fanspage @rideralam

Iklan

3 responses to “Honda BeAT Street, Pelit Tapi Cerdas! [Opini]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s