Jelang MotoGP Australia 2016: Suzuki Bersiap Kehilangan Keistimewaan Jika Podium Lagi!

image

image
Podium MotoGP Inggris 2016, performa terbaik Suzuki dan Vinales

Performa Maverick Vinales di MotoGP musim ini menghadirkan dilema bagi Suzuki. Tiga kali podium, termasuk sekali kemenangan di Silverstone membuat peluang Suzuki menjadi tim pabrikan dengan perlakuan istimewa terancam sirna. Vinales memberikan kebahagian plus pekerjaan rumah yang cukup berat bagi Suzuki, tim yang justru akan ditinggalkannya musim depan.

Performa Suzuki musim ini memang jauh meningkat. Kemenangan di Silverstone dan dua kali podium ketiga di Le Mans dan Motegi menunjukkan bahwa mereka siap menggebrak bersaing di papan atas tim pabrikan musim depan. Namun, semua hasil menghadirkan konsekuensi. Demikian juga yang harus dialami Suzuki terkait statusnya sebagai tim yang diistimewakan atau istilah kerennya tim dengan konsesi.

Betul, Dorna membuat semacam kebijakan yang membuka ruang dan dimensi selebar-lebarnya bagi tim-tim pabrikan anyar yang baru gabung ke MotoGP untuk berkembang mengejar ketertinggalannya dari tim pabrikan lain yang telah lama berkecimpung. Konsesi memberikan Suzuki 9 mesin sepanjang musim ini, bandingkan dengan jatah 6 mesin untuk tim pabrikan tanpa konsesi seperti Honda, Yamaha dan Ducati. Selain 9 mesin, konsesi juga membebaskan tim mendevelop mesin sepanjang mesin (unfreeze). Tim non konsesi gak dapet keistimewaan ini, mesin disegel sejak awal musim. Keistimewaan lainnya adalah mereka mendapat jatah uji coba lebih banyak dibanding non konsesi. Keistimewaan-keistimewaan inilah yang sepertinya bisa membuat Suzuki berkembang sejauh ini. Namun, konsesi ada konsekuensinya. Coba simak data berikut:

Podium 1 = 3 konsesi poin
Podium 2 = 2 konsesi poin, dan
Podium 3 = 1 konsesi poin

Dorna tentu saja tidak mau membiarkan tim konsesi akan selamanya diistimewakan. Ada konsekuensi yang harus dibayar yakni jika dalam satu musim tim konsesi telah mengumpulkan 6 konsesi poin, maka otomatis di musim berikutnya status sebagai tim konsesi akan dicabut. Enak saja kalau konsesi menjadi permanen dong. Nah, Suzuki sedang diambang pintu keluar status tim konsesi ini jelang MotoGP Australia di sirkuit Philip Island. Syaratnya, coba simak data berikut:

Podium 1 Silverstone = 3 konsesi poin
Podium 3 Le Mans = 1 konsesi poin
Podium 3 Motegi = 1 konsesi poin

Data di atas adalah capaian terbaik Suzuki musim ini hingga seri Motegi akhir pekan lalu. Artinya, dengan 5 konsesi poin, Suzuki tinggal 1 poin saja untuk menuju tim pabrikan sejati. Dalam 3 seri tersisa, Maverick Vinales dan Aleix Espargaro punya kesempatan membuat bekas timnya ini musim depan menjadi hilang status keistimewaannya berkat performa istimewa mereka. Jika status tim konsesi sirna, maka bisa dipastikan seluruh kru tim akan mengalami perubahan metode kerja, target, kecepatan, hingga jam lembur misalnya. Sebab, Suzuki harus mengikuti aturan baru sebagai tim pabrikan sejati.

Vinales tentu terpacu untuk terus konsisten di papan atas bertarung untuk podium seperti yang sudah dilakukannya sejauh ini. Bukan hal mustahil di tiga seri tersisa Vinales akan naik podium lagi yang berarti konsesi poin Suzuki akan bertambah. Berapapun pertambahannya akan membuat Suzuki kehilangan status tim konsesi. Selain itu, Vinales bisa “membantu” calon timnya di musim depan plus Honda dan Ducati bertarung secara sejati dengan Suzuki tanpa embel-embel tim konsesi lagi. Jadi adil bukan?

Apalagi si Aleix Espargaro yang nampaknya kecewa dengan keputusan Suzuki membuangnya. Walau belum sekalipun mempersembahkan podium, bisa jadi kesempatan “membalas dendam” pada timnya saat ini agar hilang status keistimewaannya makin membara. Podium jelas satu-satunya cara agar Suzuki menerima “pembalasannya”. Kita tunggu saja penampilan kesetanan Aleix di Philip Island, Sepang dan Valencia. Bisakah doi podium?

Akankah Suzuki mengikuti jejak Ducati yang di musim lalu juga mendapat status tim konsesi namun hilang di musim ini berkat beberapa raihan podium duo pembalapnya? Sangat besar kemungkinannya, bro…

Contact me on:
Whatsapp +6287712727000
Email karis.nsz@gmail.com
FB Fanspage @rideralam

Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Podium Ketiga Vinales Di Philip Island Bikin Suzuki Sejajar Honda, Yamaha dan Ducati! | rideralam.com

Comments are closed.