Setelah Superbike, Sepang Ogah Juga Gelar F1 Lagi, Tekooorrr Brooo!!!!

dp-01sepang-ogah-gelar-f1-lagi

Di saat negara kita masih sebatas mimpi untuk menggelar balapan Formula One (F1), negara tetangga Malaysia justru sudah mulai berpikir untuk tidak lagi menyelenggarakan ajang balap jet darat itu. Penyebabnya adalah soal keuntungan yang tidak lagi sesuai keinginan mereka.

Dikutip dari topskor, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan jumlah penonton gelaran F1 di Sepang semakin hari semakin menurun. Hal ini tidak lepas dari makin banyaknya negara-negara Asia yang ikut menyelenggarakan balapan F1. Terutama negara-negara timur tengah yang begitu jor-joran menawarkan tontonan lain selain menonton balapan.

“Ketika kami pertama kali menjadi tuan rumah F1 itu sebuah kesepakatan besar. Sekarang begitu banyak lomba asal Asia. Penjualan tiket F1 menurun, begitu juga dengan pemirsa televisi. Penonton asing lebih memilih Singapura, Cina atau Timur Tengah,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin.

“Penjualan tiket F1 terus menurun, begitu juga dengan pemirsa televisi. Wisatawan asing yang datang juga turun karena mereka bisa menonton F1 di Singapura, Tiongkok, atau Timur Tengah. Apa yang kami dapatkan tidak sebesar yang dibicarakan orang-orang,” ucapnya menambahkan.

Menurut pengaku CEO Sepang, Datuk Ahmad Razlan Ahmad Razali penjualan tiket Formula One terakhir hanya mencapai 60 persen dari tiket yang tersedia. Hal tersebut jauh berbeda dengan balapan MotoGP yang laku keras seperti ikutip dari okezone.

Razlan menambahkan musim ini penjualan tiket F1 terendah sejak pertama kali Sepang menggelar F1 tahun 1999. Razlan juga menganalisa penyebab minimnya animo penonton adalah karena F1 dalam beberapa musim terakhir terlalu didominasi satu tim.

Kemudian membandingkan dengan penonton saat ajang MotoGP digelar, Razlan mengatakan jika animo untuk menonton Lewis Hamilton dkk masih lebih rendah dibanding ketika Valentino Rossi dkk berlaga.

Sebenarnya saat ini nampaknya antusiasme penonton F1 tidak lagi hanya untuk menonton aksi kebut-kebutan, namun mereka seperti “sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui. Maksudnya, saat mereka mengeluarkan uang untuk membeli tiket F1, mereka juga berharap sekaligus bisa jalan-jalan menikmati fasilitas lain dari sekitar sirkuit. Nah, untuk satu ini Marina Bay, Monaco, dan Yas Marina di Abu Dhabi punya kelebihan ini.

Nampaknya pemerintah Malaysia sudah bulat untuk mengakhiri kiprah mereka di ajang F1. Apalagi kebetulan kontrak Sepang dengan F1 hanya hingga 2018. Jika akhirnya F1 tidak lagi diselenggarakan di Sepang, maka ini menjadi even kedua yang berpisah dari Sepang. Sebelumnya, World Superbike juga sudah tidak lagi mentas di Sepang mulai 2017 nanti.

Waduh, Indonesia masih belum sempat menggelar F1, Superbike atau MotoGP, eh mereka sudah mau melepas. Memang beda prioritas ya dua negara tetangga ini.

Contact me on:
Whatsapp +6287712727000
Email karis.nsz@gmail.com
FB Fanspage @rideralam

Advertisements

3 Comments

  1. F1 sekarang memang jelek.
    mobil lemot, suara pelan, ngga ada lagi slide atau melintir, adrenalin lemah, ban pirelli jelek gundul aneh, bentuk mobil jelek culun aneh, velg kecil culun aneh.
    bagus2nya F1 tu musim 2000-2008.
    setelah itu kacau.
    ane yg sejak kelas 2 SD selalu nonton F1 sekarang jg nggak ngrasa aneh kalo ninggalin tontonan.

1 Trackback / Pingback

  1. Silverstone Susul Sepang dan Marina Bay Mundur Dari F1? Tekor Jugaaa… | rideralam.com

Comments are closed.