Pendidikan Tertib Lalu Lintas Memang Sudah Seharusnya Masuk Pelajaran Wajib Di Sekolah!

image

image

Korp Lalu Lintas Polda Metro Jaya per-hari ini telah mengumpulkan sekitar 500 guru SD, SMP dan SMA se-Jakarta di Mako Korlantas Polri. Bukan untuk ditangkap, melainkan diberi pembekalan materi keselamatan dan tertib berlalu lintas. Sebuah upaya dari Kepolisian Republik Indonesia untuk menguragi angka kecelakaan lalu lintas dengan korban anak di bawah umur, remaja dan pelajar.

Di sana para guru tersebut diberi modul tertib berlalu lintas. Selanjutnya, diharapkan mereka akan memberikan pengetahuan yang mereka dapat kepada anak didiknya di sekolah masing-masing. Kabarnya sih materi tertib lalu lintas akan masuk di mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

Kakorlantas Irjen Agung Budi Maryoto menyebutkan langkah Korlantas ini bertujuan agar guru paham dan pada akhirnya tidak perlu polisi sendiri yang turun tangan ke sekolah-sekolah. Tujuan akhirnya adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan meninggal dunia yang banyak dialami pelajar.

Kita patut mengapresiasi langkah Korlantas Polri ini. Bukan rahasia lagi, saat ini di jalanan sangat mudah ditemui anak-anak muda, remaja atau pelajar yang menggunakan sepeda motor ke sekolah. Sayang, bisa jadi karena kurangnya edukasi ditambah ketidakpedulian orang tua dan rasa sayang yang salah alamat membuat mereka yang sejatinya belum cukup umur mengendarai motor tidak melengkapi diri dengan perangkat keselamatan, paling mudah dilihat mereka tidak pakai helm.

Selain itu, attitude mereka di jalan raya sangat meresahkan dan membahayakan pengguna jalan lainnya. Ugal-ugalan, bergaya sok pembalap, salip kanan-salip kiri tanpa pertimbangan matang sering kali berakhir dalam sebuah insiden kecelakaan. Luka ringan, luka berat, cacat permanen hingga kematian seolah memang tengah menunggu mangsa.

Di daerah RA di Situbondo, ketika malam tiba, paling khusus akhir pekan (Jumat malam-Sabtu malam) jalanan berubah mengerikan. Klub-klub motor atau komunitas motor atau sekedar perkumpulan motor yang tengah kopdar pasti akan diwarnai konvoi. Keliling jalanan kota tanpa helm, motor modif yang mengabaikan safety (ban cacing, tanpa lampu depan, warna lampu diubah hingga knalpot brong) membuat resah pengguna jalan lain. Akhir pekan yang diharapkan menjadi hari keluarga, jalan santai naik motor menjadi sangat berbahaya. Jika diperhatikan, rata-rata mereka yang meresahkan ini adalah anak-anak muda usia pelajar.

Boleh jadi, ini adalah imbas dari banyak faktor. Kemudahan mendapatkan motor, kasih sayang yang salah dari orang tua dengan memanjakannya hingga minimnya pendidikan tertib lalu lintas di sekolah ikut berkontribusi atas semua itu.

Memang sudah saatnya Tertib Berlalu Lintas berdiri sendiri sebagai sebuah mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah di Indonesia. Tidak hanya sebagai materi satu bab yang terbatas penjelasan detilnya. Perlu kiranya Kepolisian Republik Indonesia menyentil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk sesegera mungkin duduk bersama membahas masalah ini.

Negara ini tengah darurat lalu lintas. Parahnya lagi, pelakunya adalah para generasi muda yang digadang-gadang sebagai penerus bangsa. Bagaimana mau meneruskan tongkat estafet negeri ini jika mereka lebih dulu bersimbah darah di jalan raya. Dunia pendidikan harus menjadi pelopor budaya tertib lalu lintas. Mulailah untuk memasukkan materi tertib lalu lintas ke sekolah-sekolah sebagai mata pelajaran wajib bukan pilihan apalagi lintas minat!

For Everything Contact me on:
Whatsapp +6287712727000
Email karis.nsz@gmail.com
FB Fanspage @rideralam

Iklan

One response to “Pendidikan Tertib Lalu Lintas Memang Sudah Seharusnya Masuk Pelajaran Wajib Di Sekolah!

  1. siipp.. setuju saya. dulu jaman saya sekolah pelajaran lalu lintas cuman, tengok kanan kiri sewaktu nyebrang, jalan di trotoar, dan kalau jalan di sebelah kiri. nah, sekarang harus dikembangkan. pasalnya, banyak anak sekolah yang sudah naik motor. bahkan kebut- kebutan tanpa peduli keselamatan dirinya dan orang lain. ini kan bahaya…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s