Salip Redding Di Klasemen Akhir, Petrucci Berhak Geber Ducati GP17 Musim Depan

image

image
Duel Octo Pramac Yakhnich, Petrucci Unggul

Saat merilis artikel Line Up Pembalap MotoGP 2017 Sudah Lengkap di bulan Oktober lalu, salah satu bahasan yang RA angkat adalah soal kompetisi internal di tim satelit utama Ducati, Octo Pramac Yaknich. Dua pembalap mereka bersaing untuk mendapatkan keistimewaan di MotoGP musim 2017, yakni mendapatkan motor tunggangan terbaru Ducati Desmosedici GP17. Danilo Petrucci dan Scott Redding harus “gontok-gontokan” menjadi yang terbaik untuk mendapatkannya. Yang kalah mendapat Desmosedici GP16 bekas musim ini. Lalu, siapa pemenangnya?

Tidak perlu dibuat aturan khusus, sang big boss Octo Pramac, Paolo Campinoti tinggal melihat posisi mereka berdua di klasemen akhir pembalap MotoGP 2016. Dan, akhirnya setelah seri pamungkas Valencia, Petrucci lah yang berhak menggeber GP17 di musim 2017 nanti. Redding harus puas pakai motor bekas Dovi musim ini.

Sebelum seri Valencia, posisi klasemen keduanya persis atas-bawah. Redding unggul hanya 1 poin dari Petrucci. Jadi, peluang keduanya sama besar jelang race di Sirkuit Ricardo Tormo. Saat race berlangsung sepanjang 30 lap dan hingga akhirnya bendera finish dikibarkan, posisi Petrucci adalah 12 dan Redding ke-14. Petrucci menambah 4 poin dan Redding 2 poin saja. Alhasil, di klasemen akhir Petrucci menyalip Redding dengan keunggulan hanya 1 poin!

Satu poin yang sangat berarti bagi Petrucci. Sesuai prediksi RA nih di artikel sebelumnya bahwa Petrucci lebih berpeluang mendapatkan Desmo GP17. Yeay…!!!

So, MotoGP 2017 nanti Ducati akan menurunkan 3 motor utama Desmosedici GP17 masing-masing untuk dua pembalap utama Ducati Team, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso dan satu untuk tim satelit Octo Pramac Yakhnich yang menjadi milik Danilo Petrucci. Sebuah kondisi yang mirip dengan Honda musim ini. RC213V diturunkan 3 unit untuk Marc Marquez dan Dani Pedrosa di tim utama Repsol Honda serta Cal Crutchlow di tim satelit LCR Honda.

image
Cal Ceutchlow pembalap satelit terbaik musim ini, Petrucci bisa menyamainya muaim depan dengan GP17?

Jika sudah begini kondisinya, tentu saja Petrucci harus membayar lunas “prestasinya” itu dengan performa dan konsistensi yang lebih baik dari musim ini. Cal Crutchlow bisa menjadi acuan bagaimana pembalap satelit dengan motor pabrikan sukses dua kali naik podium tertinggi. Alhasil, Cal akhirnya mendapat penghargaan Top Independent Team Rider in 2016 dalam FIM Awards Ceremony MotoGP 2016. Petrucci, bisa?

Advertisements

1 Comment

Comments are closed.