November Mengancam, Desember Sudah Nomor Satu, CBR250RR Memang Fenomenal!

Pesona dan performa Honda CBR250RR mulai mengkhawatirkan bagi pesaing-pesaingnya. Ketika di bulan pertama distribusi penjualan Yamaha R25 jadi korban (memang sudah diprediksi) giliran Kawasaki Ninja 250FI yang harus geleng-geleng diasapi CBR250RR di bulan kedua alias bulan terakhir tahun 2016 kemarin. Yup, CBR250RR hanya butuh 2 bulan untuk menjadi raja baru motorsport 250 cc tanah air. Selamat!

Mengutip dari vivanews, distribusi CBR250RR di bulan Desember 2016 mencapai 1.849 unit. Angka ini naik signifikan dari 849 unit di bulan November. Banyak faktor yang patut diduga sebagai katalisator melonjaknya CBR250RR. Motor baru, fitur berlimpah, desain moge look, performa gahar tertinggi di kelasnya, harga realistis, rival belum update produknya dan terpenting adalah promosi yang tepat sasaran dengan melibatkan banyak blogger untuk meliputnya menjadi modal CBR250RR menjulang tinggi.

Ketika CBR250RR mengalami kenaikan distribusi, sang rival malah justru nyungsep. R25 yang di November terdistribusi sebanyak 131 unit menjadi hanya 100 unit di Desember. Sudahlah angkanya paling kecil, pake turun pula. Nasib… Ninja 250FI yang diharapkan memberi perlawanan berat bagi si rookie ternyata juga menyerah. November terdistribusi 949 unit, Desember hanya 532 unit. Ada apa ini? Sebegitu mudahkah R25 dan Ninja 250FI dikalahkan atau memang CBR250RR bukan lawan sepadan?

Kalau sudah begini, memang sudah seharusnya Kawasaki dan Yamaha segera berbenah, terutama Kawasaki. Yamaha sih masih punya pasar ekspor yang bisa diandalkan, Kawasaki? Ninja 150 suntik mati, Ninja mono modiar, ini Ninja 250FI juga terancam habis. Mosok hanya KLX yang jadi andalan. Hati-hati, kalau Honda sudah mulai masuk ke segmen trail juga, mau jualan apalagi nanti? Moge? Segmen kecil pake banget itu.

Kalau boleh titip pesan, baik ke Kawasaki atau Yamaha, kalau memang mau facelift Ninja 250FI atau R25 jangan hanya di tampang atau performa saja ya. Fitur perlu setingkat di atas CBR250RR. Suspensi depan USD sudah keharusan, lampu all LED juga tidak bisa ditawar-tawar, speedometer multi informasi juga harus ada, throttle by wire juga harusnya diikutkan, keyless juga jangan lupa, mode riding harusnya sepaket dengan TBW, pokoknya fitur yang canggih dan moge wannabe harus ada. Kawasaki punya teknologi turbocharged kenapa tidak dipasang, Yamaha juga punya ciri khas untuk R seriesnya yakni crossplane crankcase kenapa harus ditahan-tahan. Hajar saja… urusan harga lebih mahal sedikit tidak apa-apa, mainkan saja beberapa varian. Dari yang termurah (fitur paling tidak lengkap) hingga termahal (fitur terkomplit) tidak ada salahnya diaplikasikan. Tujuannya satu, menguasai kelas 250 cc! RA

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*