Drama Etape 10 Reli Dakar 2017: Pablo Quintanilla Mundur, Penalti Buyarkan Kemenangan Michael Metge

Etape 10 Reli Dakar 2017 menjadi akhir dari petualangan pembalap Husqvarna, Pablo Quintanilla. Quintanilla harus mengakhiri Dakar 2017 hanya 2 etape jelang usai gara-gara trauma di kepala akibat terjatuh bahkan sampai pingsan.

Pablo Quintanilla hanya sampai etape 10

Di artikel Reli Dakar 2017 sebelum ini (artikel), RA sempat bertanya kemanakah Pablo Quintanilla saat Joan Barreda memenangi etape 10 serta pimpinan klasemen Sam Sunderland finish di luar top 10. Menjadi perhatian sebab posisi Quintanilla di klasemen hanya kalah dari Sunderland. Dengan selisih 20 menit dan etape tersisa 3 lagi, masih ada peluang Quintanilla untuk menyalip Sunderland. Sayang, saat melahap etape 10 drama terjadi.
Quintanilla yang unggul 17 menit dari Sunderland di waypoint pertama harus tersesat kemudian mengalami masalah mekanikal dan kehilangan waktu sekitar 1 jam. Lebih buruk lagi ternyata pembalap asal Chili itu mengalami pusing di kepala dan harus dijemput oleh tim medis. Belakangan diketahui bahwa Quintanilla mengalami trauma kepala usai terjatuh sebelumnya dan pingsan. Alhasil, pembalap berusia 30 tahun itu harus mengubur mimpinya untuk menyelesaikan lomba.

Penalti Metge

Sementara itu, drama lainnya adalah penalti yang harus diterima pembalap Honda, Michael Metge. Metge harus merelakan kemenangan di etape 10 menjadi lepas dan diambil oleh pembalap Honda Joan Barreda yang sejatinya finish kedua.

Michael Metge. Penalti buyarkan kemenangannya

Reli Dakar memang terkenal selain kejam dengan rute-rute sadisnya juga hukuman penalti yang harus diterima para pembalap yang tidak mengikuti aturan main. Di musim ini penalti paling fenomenal tentu saja yang diterima seluruh punggawa Monster Energy Honda Team selama 60 menit alias 1 jam gara-gara mengisi bahan bakar di area terlarang. Alhasil, dengan penalti sepanjang itu peluang juara Joan Barreda dkk menjadi sangat berat walaupun hal itu bukan tidak mungkin. RA

Advertisements