Inilah 3 Motor Honda Yang Tidak Laku Di 2016

Tahun 2016 menjadi tahun kemunduran bagi dunia otomotif khususnya toda dua di tanah air. Total penjualan sepanjang 12 bulan secara umum mengalami tren penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), Rabu (11/1) penjualan motor domestik di 2016 tercatat 5,93 juta unit. Angka ini lebih kecil dari tahun 2015 yang bisa menembus 6 juta unit.

Sepanjang 2016, Honda sukses menunjukkan dominasinya. Distribusi dari pabrik ke dealer menunjukkan angka 4,38 juta unit produk-produk pabrikan berlogo sayap tunggal itu, jauh di atas sang rival, Yamaha yang “hanya” mampu mendistribusikan sebanyak 1,39 juta unit. Honda memang berhasil mencuri perhatian konsumen. Nyaris seluruh produknya banyak dicari konsumen tanah air.

Puluhan bahkan hingga ratusan ribu unit motor Honda terjual per-varian per-bulan dengan BeAT yang menjadi terlaris dari semuanya. Tapi, tidak ada gading yang tak retak. Dibalik laris manisnya produk-produknya, ternyata ada 3 varian Honda yang masuk kategori tidak laku. Tidak laku sebab hanya bisa terjual ratusan unit saja tiap bulan.

Dari 3 varian yang tidak laku itu, ternyata satu diantaranya matik. Padahal kita semua tahu matik adalah segmen paling seksi dalam beberapa tahun terakhir. Ketiga motor Honda yang tidak laku tersebut adalah New Megapro CW FI, New Supra X Helm In FI dan Spacy FI.
Ketiganya hanya terjual rata-rata 300-400 unit saja tiap bulannya, bandingkan dengan BeAT yang bisa terjual hingga ratusan ribu unit per bulan.

  1. Mega Pro CW FI 4.018 unit
  2. New Supra X 125 Helm In FI 5.507 unit
  3. Spacy FI 6.170 unit

Sebenarnya ada satu lagi varian matik Honda yang terjual di angka 400an unit perbulan yakni PCX, namun dengan status motor impor utuh dan harga mencapai hampir 40 juta/unit, PCX tidak bisa juga dibilang tidak laku. Honda PCX terjual sebanyak 5.292 unit sepanjang tahun 2016. RA
Credit: baru aja

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*