Mengenal Stop & Smart System (SSS) Di Yamaha Aerox 155VVA, Lebih Advance Dari ISS Honda!

Salah satu fitur unggulan yang terdapat di Yamaha Aerox 155VVA adalah Stop & Smart System (SSS). Fitur ini terdapat pada Aerox 155VVA versi tertinggi yakni S Version. Fitur SSS ini mirip dengan yang dimiliki Honda yakni Idling Stop System (ISS) tapi ada perbedaan antara keduanya. Seperti apa bedanya? Lanjuuttt

Dalam sesi tanya jawab blogger dan awak media dengan pihak Yamaha dalam acara press conference Yamaha Aerox 155VVA di Surabaya akhir pekan lalu, bapak Agung Mundi selaku GM Sales & Marketing PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ), main dealer Yamaha area Jatim, Bali dan Nusa Tenggara menjelaskan tentang SSS ini. Mr. Agung menyebut SSS di Yamaha Aerox 155 memang mirip dengan ISS-nya Honda namun SSS adalah generasi keduanya alias setingkat lebih advance dari ISS Honda.

Ada dua mode pada pada SSS Yamaha Aerox 155VVA yakni pertama mesin akan mati setelah berhenti selama 5 detik dan kedua mesin akan mati seketika ketika kondisi rem mendadak. Mode pertama mirip dengan ISS honda tapi kalau di Honda mesin mati dalam 3 detik alias lebih cepat. Entah apa alasan Yamaha memilih 5 detik sebagai acuan.

Untuk mode kedua, ini yang tidak dimiliki oleh ISS Honda. Aerox 155VVA bisa langsung engine cut ketika rider lagi riding konstan namun tiba-tiba mengharuskannya rem mendadak. Nah, perubahan kecepatan yang sangat drastis ini dibaca oleh SSS sebagai sesuatu yang membahayakan sehingga sinyal dikirim untuk mematikan mesin. SSS pada Aerox 155VVA ini juga berbeda dengan yang ada pada Mio M3 SSS dan New Soul GT125 SSS yakni tidak punya mode kedua.
Lalu, apa syarat SSS ini aktif atau bekerja?

Baca Juga
[display-posts tag=”aerox-155″ posts_per_page=”4″]

Ada beberapa syarat yang harus terpenuhi agar SSS aktif. Pertama tombol on/off switch SSS harus dalam posisi on. Ya iyalah ya, kalau off mau berhenti 2 jam juga gak bakalan mati, mau rem mendadak sampai berkali-kali juga gak bakalan mati.

Kedua, kondisi suhu di ruang pembakaran mesin harus mencapai titik tertentu yakni minimal 70°C atau lebih. Di bawah itu, SSS belum aktif walaupun tombol sudah on. Ketiga, laju motor harus sudah di atas 10 km/jam. Jadi kalau masih 9,9 km/jam ya masih belum hidup SSS nya.

So, poin dari fitur SSS adalah tentang safety riding. Keselamatan berkendara para rider. Pihak pabrikan perlahan makin concern dengan sisi keselamatan pengendara. Fitur demi fitur safety terus berkembang disajikan ke hadapan konsumen. Tinggal bagaimana kita sebagai konsumen mau membaca dan memanfaatkan semua fitur itu. Tidak kalah pentingnya, bahkan mungkin paling penting adalah soal attitude di jalan raya. Mental berkendara yang baik dan benar di jalan raya merupakan poin pertama dari safety riding. Harapannya, ke depan fitur-fitur keselamatan di motor-motor baru tidak hanya ada di varian tertinggi namun menyeluruh ke semua produk baru seluruh pabrikan di Indonesia ini.
RA

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*