GSX-R150 Laris Manis Di Februari 2017, Suzuki Sumringah!

Saat membahas tentang Data AISI Februari 2017 titik poinnya adalah kenaikan luar biasa dari marketshare Suzuki dari bulan Januari. RA menduga itu adalah efek dari laris manisnya GSX-R150, namun dugaan itu masih belum berdasarkan data alias masih asumsi (artikel di sini). Dan dilalah, 3 hari kemudian asumsi itu akhirnya punya bukti data yang sahih. GSX-R150 memang menjadi motor penggerak kebangkitan Suzuki.

Dari aripitstop akhirnya ketahuan seberapa besar performa penjualan (distribusi) GSX-R150 sepanjang 28 hari di bulan Februari. GSX-R150 terdistribusi sebanyak 4.216 unit. Angka ini meningkat tajam dari bulan sebelumnya yang “hanya” 1.552 unit. Jika kita lihat total distribusi motor-motor Suzuki sepanjang Februari 2017 sebesar 5.904 unit, maka kontribusi GSX-R150 adalah 71,4%! Nyaris setara kontribusi segmen matik Honda terhadap seluruh distribusi pabrikan sayap tunggal tersebut!

Luar biasa memang respon pasar terhadap GSX-R150. Jika sedikit dianalisa, keberhasilan GSX-R150 ini bisa karena beberapa faktor. Faktor pertama adalah performa. Performa di atas kertas GSX-R150 adalah yang tertinggi di kelasnya (performa power to weight ratio). Pecinta kecepatan jelas akan melirik GSX-R150 ini. Konfigurasi mesinnya yang real DOHC masih menjadi idaman speed freak 4 tak. Real DOHC bukan DOHC pinky.

Faktor kedua adalah Suzuki. Nasib Suzuki yang dalam beberapa tahun ke belakang nelangsa membuat para fbs sedikit gregetan dengan kebijakan pabrikan idolanya itu. Bayangkan, sejak generasi FXR Suzuki praktis hanya mengandalkan motor bebek yang dipaksa jadi sport (baca ayago) Satria F150 alias FU. Tentu saja, pecinta motorsport Suzuki gregetan. Bertahun-tahun koq yo ayago terus. Nah, ketika momen kebangkitan dicanangkan, ditandai perilisan GSX Series akhirnya rasa gregetan itu memuncak dan meledak. Lama kemarau, giliran hujan turun langsung berbondong-bondong untuk mandi. Kira-kira begitulah analoginya. Ketika the real motorsport Suzuki diluncurkan, para fbs akut langsung menunjukkan loyalitasnya. Tidak hanya jass joss jass joss saja tapi langsung inden dan membawa pulang ke garasi rumah. Belum fbs rookie yang kepincut gara-gara paket yang dimiliki GSX-R150 dimana salah satunya adalah harga yang gokil.

Baca Juga
[display-posts tag=”gsx-r150″ posts_per_page=”4″]

Faktor ketiga adalah harga. Seperti sudah disinggung di atas, faktor penting dan boleh jadi sangat menentukan keputusan akhir konsumen adalah banderol GSX-R150 yang miring, lebih murah dari sang rival. Ketika harga R15 dan CBR150R menyentuh angka 30 jutaan, bahkan hingga menyentuh 35 jutaan, Suzuki dengan “kurang ajarnya” melabeli GSX-R150 “hanya” dengan Rp 29.900.000,-! Cukup? Beluumm… usai menghantam dengan harga standar, Suzuki tambah menendang dengan harga promo Januari-Maret menjadi hanya Rp 27.900.000,- modiaarr… sukses besar. Suzuki mampu membuat fbs lawasnya bangkit rasa “nasionalismenya” plus berhasil menjaring fbs-fbs baru gara-gara banderol ediian itu.

Performa luar biasa GSX-R150 sedikit banyak mempengaruhi penjualan CBR150R. Motorsport Honda yang di bulan Januari masuk dalam Daftar 10 Motor Terlaris, di Februari langsung terpental keluar dari top 10. Asumsi kasarnya jelas GSX-R150 membuat calon konsumen CBR150R berpaling. Tinggal kita tunggu saja, sampai kapan GSX-R150 ini akan terus melaju. Masa spike motor baru biasanya terjadi antara 3-6 bulan pertama peluncuran, apakah Suzuki bisa mempertahankannya atau malah sebaliknya. Ingat, Yamaha sebentar lagi akan mulai mendistribusikan New R15 V3.0 yang digadang-gadang punya power tertinggi di kelasnya dan tentu saja desain ciamik khas Yamaha siap melakukan serangan balik untuk pasar motorsport 150cc tanah air.

Baca Juga
[display-posts tag=”marketshare” posts_per_page=”4″]

Pertarungan sport fairing 150 cc dipastikan akan makin panas. GSX-R150 sudah menabuh genderang perang. Yamaha telah siap merespon langsung dengan New R15 V3.0 plus segala kelebihannya dan tentu saja kita tunggu apa respon Honda, sang raksasa yang produknya kini (CBR150R) menjadi paling inferior. Update besar-besaran? Tentu saja bukan hal yang mustahil bagi Honda untuk melakukan serangan balik berikutnya. Hanya, masalahnya adalah soal waktu. Kapan?

RA

Advertisements

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*