KTM Sukses Ciptakan Mesin 2 Tak Euro 4, Balas Dendam Buat Honda?

Salah satu isu menarik di dunia otomotif roda dua pekan lalu adalah keberhasilan KTM meracik mesin 2 langkah alias 2 tak yang telah lolos uji emisi Euro 4. Gokil bukan? Padahal saat ini pabrikan sudah beelomba-lomba meninggalkan dunia 2 tak dan fokus ke 4 tak yang lebih ramah lingkungan. Namun, hasil karya insinyur-insinyur KTM di Austria telah mematahkan mitos bahwa mesin 2 tak tidak ramah lingkungan. Lha Euro 4 je, di sini saja masih Euro 3. Balas dendam terhadap Honda?

Lho, koq Honda? Nanti deh dijelaskan ya…

Lalu, koq bisa mesin 2 tak sudah lolos uji emisi Euro 4? Menyuap lembaga uji emisi ya? Eh emang Indonesia #eh. Ternyata KTM telah menemukan teknologi yang bisa mencegah bercampurnya bahan bakar dan oli bersama-sama. Penjelasan singkatnya ada di bawah ini yang RA kutip dari iwanbanaran.

Dengan teknologi yang disebut sebagai  Transfer Port Injection (TPI)…teknologi ini akan mencegah  “pre-mixing” antara bensin dan oli bersama-sama. Dan yang terpenting penemuan ini mampu mengurangi emisi gas buang dan konsumsi BBM secara drastis…

Wah keren ya, selain ramah lingkungan ternyata bisa lebih irit bahan bakar juga. Dunia 2 tak siap bangkit lagi? Entahlah…

Di awal tulisan ini sempat disinggung bagaimana tanggapan Honda dengan kesuksesan KTM ini? RA sih belum menemukan pernyataan petinggi Honda tentang mesin 2 tak KTM ini, namun keberhasilan KTM mengembangkan mesin 2 tak ramah lingkungan ini bisa membuatnya membalas sakit hati kepada Honda. Sik sik sik… memang kenapa KTM bisa begitu benci terhadap Honda?

Jadi ceritanya, KTM itu sangat membenci Honda karena mereka menganggap Honda selalu bermain curang di setiap balapan. Bermula dari keberhasilan KTM merajai GP250 kala masih diperkuat Hiroshi Aoyama dan Mika Kalilo dengan motor KTM bermesin twin paralel 2 tak. Doena kemudian mengganti GP250 dengan Moto2. KTM dan tim lain kemudian menduga Honda yang mempengaruhi Dorna untuk melarang penggunaan mesin 2 tak dan menggantikannya dengan mesin 4 tak 600cc di Moto2. Mereka mengendus hal itu sebab tahu bahwa Honda sangat membenci mesin 2 tak dan ingin membunuhnya jika ada kesempatan. Sejak saat itu KTM menarik diri dari MotoGP dan kelas 125cc dan bertekad balas dendam terhadap Honda (78deka).

Dan, bisa jadi keberhasilan KTM mengembangkan mesin 2 tak ramah lingkungan ini karena motivasi dendam mereka terhadap Honda.
Simak pernyataan CEO KTM Stefan Pierrer berikut:

“Honda tries everything. On the one hand with money, they shower the promoter with cash, and if that doesn’t help, they pull all sorts of tricks”

Kurlebnya begini, “Honda menghalalkan segala cara. Satu tangan menggunakan uang untuk mempengaruhi penyelenggara, dan jika belum berhasil juga, mereka akan melakukan berbagai trik”

Nah, tidak usah kaget jika keberhasilan KTM dengan mesin 2 tak nya ini akan selalu dikaitkan dengan kebencian mereka terhadap Honda, walaupun kita tidak tahu persis apa yang ada di otak para petinggi KTM itu saat ini. Namun, setidaknya pernyataan sang CEO sudah bisa menggambarkan kondisinya.

RA-

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*