Dani Pedrosa, Sempurna!

Akhir pekan yang sempurna bagi Dani Pedrosa, weekend yang fantastis bagi Honda, horror bagi Yamaha, dan Jorge Lorenzo lah yang paling gembira.

Hanya satu kata yang bisa disematkan untuk Pedrosa, Sempurna! FP1-FP3 terdepan, Kualifikasi Pole dan Race Juara. Jerez menjadi milik Pedrosa tahun ini. Mutlak tak terbantahkan.

Start dari pole, Pedrosa langsung melesat usai lmapu merah start mati. Di belakangnya ada Marc Marquez yang berusaha mendekati, tapi sia-sia. Pedrosa masih di depan selepas tikungan pertama dan tikungan-demi tikungan berikutnya hingga garis finish tanpa bisa dan tanpa pernah bisa didekati Marquez lagi. Pedrosa meraih kemenangan pertamanya musim ini di Jerez setelah nyaris melakukannya di seri sebelumnya di Austin (runner up setelah memimpin sebagian besar race).

Repsol Honda patut sombong kali ini. Pedrosa dan Marquez mendominasi balapan sejak start. Keduanya menari-nari meliuk-liuk melahap tikungan demi tikungan di depan hanya berdua. Johann Zarco yang sempat memberi perlawanan di awal-awal perlahan mundur bahkan harus disalip oleh Lorenzo. Ya, Lorenzo bisa jadi adalah pembalap kedua yang paling berbahagia dengan hasil Jerez kali ini, selain Pedrosa.

Maklum, walau hanya finish ketiga tapi ini adalah bukti kebangkitan x-fuera sejak gabung Ducati dan rangkaian hasil mengecewakan di tiga seri awal. Podium pertama Lorenzo untuk Ducati lewat penampilan impresif. Hanya Duo Repsol yang tidak bisa disentuhnya.

Johann Zarco makin membuktikan sebagai rookie terbaik musim ini. Kecepatannya sangat mengagumkan, barangkali jika saat ini Ia dibekali M1 2017 bisa jadi akan makin menggila. Ia bahkan jauh lebih cepat dari pembalap utama Yamaha, Vinales dan Rossi. Posisi keempat menjadi hasil maksimal baginya. Hasil yang sangat bagus mengingat tiga pembalap didepannya adalah alien dengan motor spek pabrikan.

Yamaha menjadi tim pesakitan di Jerez tahun ini. Janganlan bersaing untuk juara, merebut podium saja susah. Bahkan, Valentino Rossi yang sempat memberi perlawanan sengit akhirnya hanya terdampar di posisi 10. Agak aneh melihat sekelas Rossi dengan M1 berkali-kali diovertake pembalap yang kelasnya di bawahnya. Oke, Dovi adalah pembalap papan atas, tapi Petrucci hingga Aleix Espargaro yang dengan Aprilia, yup Aprilia sukses mengasapi Rossi.

Ada apa dengan Yamaha M1? Berjaya di dua seri pembuka, menurun dan makin menurun di dua seri berikutnya. Jerez menjadi paling rendah. Selain Rossi yang tak berkutik, Vinales pun 11-12 nasibnya. Bersiang ketat dengan Dovi di awal-awal, akhirnya malah menyerah. M1 terlihat sangat liar di tikungan. Susah dikendalikan sepertinya. Finish keenam menjadi hasil buruk kesekian Vinales setelah podium 1 di Qatar dan Argentina, namun gagal finish di Austin. Yamaha dalam masalah besar!

So, podium 1-2 kedua kali Repsol Honda dengan susunan berbeda dibanding Austin lalu. Honda menebar ancaman buat semua, Yamaha harus segera berbenah kalau tidak mau menjadi pecundang lagi dan lagi. Belum lagi Lorenzo dan Ducati mulai klop…

Top 10 Hasil MotoGP Spanyol 2017, Minggu (7/5):

  1. Dani Pedrosa
  2. Marc Marquez
  3. Jorge Lorenzo
  4. Johann Zarco
  5. Andrea Dovizioso
  6. Maverick Vinales
  7. Danilo Petrucci
  8. Jonas Folger
  9. Aleix Espargaro
  10. Valentino Rossi
Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*