Aturan Baru di Balapan Flag to Flag, Marquez Terancam Tidak Bisa Lompat Lagi!

Ada yang baru dari regulasi balapan flag to flag di MotoGP. Balapan yang diharuskan mengganti motor di tengah-tengah pertarungan memang seringkali menghasilkan hasil akhir yang mengejutkan. Kecepatan mengganti motor seringkali menjadi penentu, disamling settingan motor yang juga berpengaruh besar. Marc Marquez dikenal jagoan di balapan model begini, gelar raja flag to flag pantas disematkan kepadanya. Salah satu kelebihan Marquez adalah saat berpindah motor, Ia melompat dari motor sebelumnya. Padahal kebanyakan pembalap lain harus jalan atau berlari ke motor selanjutnya. Tapi, dengan aturan baru nampaknya kebiasaan melompat Marquez harus mulai dilupakan!

Gaya andalan Marquez selama ini

Dalam aturan baru hampir bisa dipastikan Marquez tidak akan bisa melakukan lompatan “kemenangan” seperti yang biasa dilakukannya selama ini. Sebab, posisi motor yang membuat hal itu dirasa mustahil, kecuali dia atlet lompat jauh hehehehe… perhatikan ilustrasi gambar berikut:

V formation

Nah, posisi motor membentuk huruf V. Di aturan lama, motor pertama bisa diparkir sejajar motor kedua, sehingga pembalap bisa melompat ke motor pengganti tanpa harus turun. Marquez ahli untuk urusan satu ini. Dengan aturan baru, ada jarak lumayan jauh antara jok motor pertama denhan motor kedua sehingga pembalap nyaris mustahil untuk melompat.

Motor tidak akan sejajar lagi
Marquez gak bisa lompat lagi

Selain itu, yang baru lagi adalah kehadiran lollipop yakni seorang kru pit/tim tambahan (mirip dengan yang ada di F1). Lollipop inilah yang berkuasa memberangkatkan pembalap atau tidak. Lollipop akan melihat situasi dan kondisi di sekitar pembalap, jika aman dari gangguan motor lain atau kru, maka ia akan mengijinkan pembalap melaju dengan motor barunya. Aturan lama tidak ada lollipop ini, jadi setelah mengganti motor pembalap langsung menggeber motornya di lintasan pit lane sebelum ke trek kembali.

Yang baru di flag to flag race: Lollipop

Semua aturan baru ini dibuat setelah insiden yang dialami Andrea Iannone di MotoGP Austria dua pekan silam. Saat itu, Iannone yang melaju menuju pit kaget dengan kemunculan tiba-tiba Aleix Espargaro. Karena kaget, Iannone ndlosor karena terlalu hard breaking dan menabrak kru pit.

Kita lihat, apakah dengan sistem baru ini Marquez masih bisa melanjutkan gelar ‘raja flag to flag’ atau justru mlempem.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*