Pasca Operasi, Valentino Rossi Harus Rehat 30-40 Hari, Misano dan Aragon Lewat!

Kecelakaan yang menimpa Valentino Rossi pada Kamis (31/8/2017) kemarin saat menjalani latihan enduro ternyata harus dibayar cukup mahal. Walau sukses menjalani operasi yang dilakukan oleh dr. Rafaelle Pascarella, Rossi harus menunggu lama untuk bisa kembali beraksi.

Dilansir dari crash.net, Jumat (1/9/2017), disebutkan bahwa dr. Pascarella mengharuskan Rossi istirahat pemulihan minimal 30 hari tapi bisa juga hingga 40 hari sebelum diperbolehkan ngaspal lagi. Ini bisa juga diartikan Rossi harus mengucapkan bye bye untuk titel juara dunia ke-10 musim ini.

“Membutuhkan 30-40 hari untuk mengembalikan kondisinya (Rossi) sebelum benar-benar bisa mengendarai motor MotoGP kembali,” demikian ujar dr. Pascarella.

Pasalnya dengan absen selama paling cepat 30 hari saja, Rossi akan melewatkan dua seri dengan kehilangan 50 poin maksimal. Misano pada 10 September dan Aragon 25 September adalah dua seri terdekat yang akan dilewati Rossi. Anggap saja dua seri ini dimenangkan masing-masing oleh Marquez dan Vinales, maka Rossi akan makin jauh perolehan nilainya walaupun masih ada 4 seri tersisa. Apalagi jika keduanya dimenangkan sang leader, Dovi, bisa berselisih 76 poin saja tuh. Dengan 4 seri tersisa, hanya keajaiban yang bisa membuat Rossi juara dunia. Misalnya Marquez, Vinales, dan Dovi cedera juga hingga seri terakhir hahahaha…

Rossi cedera pada tulang kaki kanan bagian tibia dan fibula, dimana di lokasi ini pulalah Rossi harus absen 6 minggu pada tahun 2010 akibat cedera yang sama.

dr. Pascarella menggambarkan kerusakan tibia dan fibula kaki Rossi sebagai complicated alias kompleks. Untuk menstabilkannya, dia harus memasang pen untuk menyambung patahan tulangnya. Akibat dari pemasangan pen ini, Rossi diharuskan menginap di rumah sakit untuk beberapa hari sebelum melakukan fisioterapi penyembuhan. Wah gawat juga ya…

Saat ini Rossi berada 26 poin di belakang pimpinan klasemen Andrea Dovizioso atau berada di pososi 4 dengan menyisakan 6 seri lagi.

Advertisements