Valentino Rossi Cedera Patah Tulang Kaki, Perburuan Titel Usai?

Valentino Rossi menjadi pembalap tertua di MotoGP musim ini. Dengan usia 38 tahun, Rossi harus bersaing dengan para pembalap muda macam Marc Marquez, Maverick Vinales atau bahkan Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Hasilnya, jika dilihat dari sisi haters jelas Rossi dianggap sudah seharusnya pensiun. Sudah 8 tahun tidak pernah lagi merasakan juara dunia lagi. Tapi, jika Brosis sebagai fansboy Rossi, apa yang sudah dicapai the doctor sejauh ini sudah lebih dari cukup jika melihat usia para pesaingnya.

Pertanyaannya, apakah fisik Rossi masih kuat menghadapi kerasnya tuntutan fisik dan mental kompetisi yang semakin ketat ini?
Rossi tampil di ajang balap grand prix primer sejak tahun 2000. Menghitung kelas di bawahnya, 250cc dan 125cc, jadi lebih panjang empat tahun lagi.

Dalam kurun waktu tersebut Rossi telah meraih total 9 titel dengan 7 titel diantaranya di kelas primer (500cc/MotoGP). Keraguan akan kapasitas Rossi mulai muncul sebab titel terakhir yang diraihnya adalah 8 tahun silam atau tahun 2009.

Namun, motivasi Rossi untuk menggapai gelar ke-10 seakan tiada habisnya. Termasuk ketika titel itu nyaris menjadi kenyataan di musim 2015 silam. Sayang memang, beberapa intrik dari Marquez dan Lorenzo yang hingga kini masih menjadi polemik berhasil mengagalkannya.

Di balapan terakhir musim ini di Silverstone, Rossi nyaris menang ketika sepanjang balapan memimpin, sayang di akhir-akhir lap Dovizioso melesat dan membuat the doctor hanya finish ketiga. Hasil itu membuat perolehan poin Rossi berselisih 26 poin dari Dovi di puncak.

Patah Kaki

Sayang beribu sayang, ketika kondisi fisik masih oke untuk memburu gelar, nasib buruk justru datang. Pada Kamis, 31 Agustus 2017 kemarin Rossi mengalami insiden kecelakaan saat berlatih enduro. Akibat kecelakaan ini tulang kaki tibia dan fibula the doctor patah. Nampaknya lokasi cederanya sama dengan cedera yang dialaminya 2010 silam. Saat cedera tersebut, Rossi harus absen ngaspal selama 6 minggu.

Jika, asumsinya cedera terbaru ini sama parahnya dengan 2010 silam, maka Rossi terancam tidak bisa lagi berburu gelar juara dunia MotoGP. Impian meraih titel ke-10 kembali tertunda. Pasalnya, 10 September nanti GP Misano akan dihelat, kemudian diikuti Motorland Aragon. Nampaknya dua seri terdekat ini yang harus dilupakan Rossi.

Jika belum pulih 100% hingga dua seri tersebut selesai digelar, Rossi akan makin kesulitan. Sebab, seri berikutnya adalah fly race dimana dalam 3 minggu ada 3 balapan beruntun, Sepang, Philip Island dan Motegi.

Bisa dibilang peluang Rossi menggapai gelar musim ini sudah habis. Tinggal berharap kesembuhannya bisa cepat dan kembali normal 100% untuk menghadapi musim 2018 mendatang.

Get well soon, pak dhe!

Advertisements